https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Airlangga Buat Kebijakan Atasi Wabah PMK pada Hewan

Redaksi | Senin, 27/06/2022 20:22 WIB



Airlangga buat kebijakan atasi wabah PMK pada hewan Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Biro Humas Kemenko Perekonomian)

Jakarta, Jurnas.com - Pemerintah terus melakukan pencegahan agar wabah Penyakit Mulut dan Kulit (PMK) pada hewan ternak tidak menyebar. Pasalnya saat ini semakin mendekati dengan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban.

Sejumlah langkah dilakukan pemerintah, seperti penyebaran dan penyuntikan vaksin. Diketahui 800.000 vaksin sudah terdistribusi ke daerah-daerah dan 65.919 dosis vaksin di antaranya sudah disuntikkan.

Selain itu Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto juga membuat kebijakan untuk mengganti rugi bagi peternak atas sapi-sapi yang terkena wabah PMK, sebesar Rp10 juta per satu ekor dan hal ini direspons positif.

Baca juga :
Prabowo Perintahkan Menteri Bersihkan Pungli dan Korupsi di Birokrasi

"Bagus. Kalau dilihat ada perhatian pemerintah dan negara hadir di tengah kesulitan peternak ya," kata Dewan Pakar Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) Rochadi Tawaf, Senin (27/6/2022).

Namun dia sedikit memberikan saran agar bantuan kepada peternak sapi perah diberikan bantuan tidak dalam uang tunai demi kelanjutan usaha mereka. Tapi, kata Rochadi, bantuan diberikan melalui program Corporate social responsibility atau CSR. Sebab, peternak sapi perah memiliki karakteristik berbeda dengan peternak sapi potong.

Baca juga :
Prabowo Cerita Dibantu Megawati Saat Luntang-Lantung

"Karena peternak sapi perah ini paling parah, selain produksinya turun, kalau usahanya mati ya enggak berkelanjutan. Kalau sapi potong, kalau mati bisa diganti dan kemudian mengembangkan. Tapi kalau sapi perah kan belum tentu, harus nunggu," tegas dia.

Lebih lanjut, Rochadi mengharapkan pemerintah terus pro aktif mencegah penyebaran virus PMK. Seperti halnya memproteksi wilayah yang masih bebas dari virus tersebut.

Baca juga :
Momen Pemain Arsenal Merayakan Juara Liga Inggris

"Kalau yang saya perhatikan sekerang ini adalah daerah bebas, itu harus diproteksi habis oleh pemerintah. Begitu dia terpapar PMK di lockdown gabisa keluar. Artinya akan terjadi masalah itu petani tidak bisa menjual ternaknya, nah ini jadi masalah di samping kematian," tutupnya.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto wabah PKM

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777