Hiburan

Garin Nugroho Menangis di Tokyo, Serukan Hentikan Perang Lewat 'Merah Sebelum Fajar'

Jakarta, Jurnas.com - Sutradara kenamaan Indonesia, Garin Nugroho, tak kuasa menahan air mata saat pemutaran perdana film terbarunya, Merah Sebelum Fajar (Red Before Dawn), di Hulic Hall Tokyo, Selasa (27/10). Dalam sesi tanya jawab di Tokyo International Film Festival (TIFF) 2026, Garin menyuarakan kegeramannya atas berbagai kekerasan dan konflik yang melanda dunia.

"Atas nama sumber daya alam, atas nama tanah, atas nama agama, masih banyak terjadi perang dan tragedi," ujar Garin dengan mata berkaca-kaca di hadapan penonton internasional. Tangisnya akhirnya pecah saat ia dengan tegas menyerukan penghentian konflik global: "Kita harus hentikan perang, kita harus hentikan genosida di Gaza. Free Palestine!"

Angkat Kompleksitas Sejarah 1946

Film Merah Sebelum Fajar terpilih masuk dalam seksi Kompetisi Utama TIFF 2026 dan bersaing dengan 14 film lainnya dari berbagai negara. Film ini berlatar belakang Indonesia pada tahun 1946—setahun setelah proklamasi kemerdekaan—di tengah transisi yang penuh ketidakpastian akibat kembalinya kolonial Belanda yang membonceng pasukan Sekutu.

Cerita berfokus pada karakter Frans yang diperankan oleh Nicholas Saputra bersama empat tokoh lain dari latar belakang berbeda (diperankan oleh Laura Basuki, Bront Palarae, Tissa Biani, dan Nagra Pakusadewo). Mereka harus melintasi negeri sambil membawa dokumen penting, di tengah situasi di mana keberagaman etnis dan agama belum sepenuhnya bersatu, serta pertumpahan darah antarkelompok tak terhindarkan.

Aktor Nagra Pakusadewo juga tampak emosional dan tercekat saat menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja sama tim dalam mewujudkan film tersebut.

Katarsis Lewat Seni Tradisi

Dalam sesi diskusi, penonton Jepang turut dibuat penasaran dengan unsur budaya Indonesia yang kental dalam film ini, termasuk penggunaan penari bertopeng. Garin menjelaskan bahwa elemen tari dan nyanyian sengaja dimasukkan karena merupakan bentuk katarsis atau cara masyarakat Indonesia menghadapi berbagai tantangan hidup.

Keikutsertaan Merah Sebelum Fajar menambah daftar panjang rekam jejak Garin di festival film bergengsi ini, di mana sejak 1991 total sudah ada 10 karya Garin yang diputar di Tokyo.

Malam puncak sekaligus pengumuman pemenang kompetisi TIFF 2026 yang memperebutkan penghargaan Tokyo Grand Prix hingga Best Director dijadwalkan berlangsung pada 4 November 2026.