Rabu, 22/09/2021 03:35 WIB

Prank Sumbangan Rp2 Triliun, ICPW Minta Kapolri Copot Kapolda dan Dirkrimum Sumsel

Ibarat anak kecil yang ketakutan tidak dapat uang jajan

Uang rupiah

Jakarta, Jurnas.com - Indonesia Civilian Police Watch (ICPW) meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri dan Dirkrimum Polda Sumsel lantaran tidak profesional sehingga terkena dugaan penipuan dana hibah Rp2 triliun.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Eko Indra Heri terkena prank sumbangan Rp2 triliun dari almarhum Akidi Tio. Pemberian sumbangan itu menghebohkan seluruh Indonesia lantaran ada dermawan yang berani menyumbang hingga Rp2 triliun di tengah kondisi ekonomi yang sedang cekak akibat pandemi.

Belakangan sumbangan Rp2 triliun diketahui bohong belaka alias prank, karena janji pencairan pada 2 Agustus 2021 tidak terbukti.

Polda Sumatera Selatan, menetapkan anak bungsu almarhum Akidi Tio bernama Heriyanti sebagai tersangka dugaan Prank (janji palsu) yang membuat gaduh jagat media.

Ketua Presidium Indonesia Civilian Police Watch (ICPW) Bambang Suranto menilai tindakan Polda Sumsel sangat tidaklah profesional, memalukan, dan mencoreng nama institusi Polri yang Presisi.

"Kegaduhan yang dibuat oleh Kapolda Sumsel dan jajarannya ini, ibarat anak kecil yang ketakutan tidak dapat uang jajan dari orang tuanya," kata Bambang di Jakarta, Selasa (03/08/2021).

Selain tidak profesional, Bambang juga menyebut Kapolda Sumsel dan jajarannya telah mempermalukan institusi Polri.

"Ini merupakan kebodohan dari seorang pimpinan Polri di Sumsel yang tidak paham tetang mekanisme pencairan dana dari luar negeri," tegasnya.

Atas dasar itu, ICPW meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo segera menon-aktifkan Kapolda Sumsel dan Dirkrimum Polda Sumsel, lantaran dinilai kurang profesional.

Terlebih koordinasi di Polda Sumsel juga amburadul, karena di satu sisi kapolda menyampaikan telah menetapkan Heriyanti anak bungsu Akidi Tio sebagai tersangka. Namun tak lama kemudian diralat oleh Humas Polda.

"Segera berikan teguran keras Kapolda Sumsel dan Dirkrimum Polda Sumsel, bila perlu copot jabatannya itu. Tindakannya telah mencoreng Institusi Polri serta marwah Polri Presisi," pungkas Bambang Suranto.

TAGS : Akidi Tio Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri Listyo Sigit Prabowo Prank Rp2 triliun




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :