Senin, 04/03/2024 01:06 WIB

Gereja Dibom, PGI Imbau Umat Tak Bangun Opini Liar

PGI mengimbau kepada seluruh umat kristen tetap tenang dan tidak membangun opini liar pasca insiden bom di Gereja Oikoumene.

Sekretaris Umum PGI, Pdt Gomar Gultom

Jakarta - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) mengimbau kepada seluruh umat kristen tetap tenang dan tidak membangun opini liar pasca insiden bom di Gereja Oikoumene Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (13/11).

Sekretaris Umum PGI, Pdt Gomar Gultom meminta, agar seluruh umat kristiani untuk tetap setia mengambil bagian dalam pelayanan kasih dan pendamaian di mana pun dan dalam situasi yang bagaimana pun.

"Kami mengimbau kepada semua umat Kristen di mana pun berada untuk tetap tenang dan tidak perlu membangun opini liar, terutama di media sosial, yang semakin menebar teror dan kebencian bagi diri sendiri dan masyarakat umum," kata Gomar, dalam rilisnya, Jakarta, Senin (14/11).

Ia mengimbau, agar umat mempercayakan penanganan masalah ini kepada pemerintah dan aparat penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian Republik Indonesia, sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku di tanah air.

"Sebagai warga bangsa, kita harus tunduk dan menjunjung tinggi konstitusi dan jangan memaksakan kehendak melampaui mekanisme hukum. Kebenaran hukum haruslah dijunjung tinggi dan dihormati oleh umat Kristen sebagai warga bangsa," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Gomar mengajak seluruh umat Kristen terus mendoakan pemerintah, untuk dapat menegakkan keadilan dan perdamaian di bumi Indonesia.

"Di tengah pencobaan ini, mari tetap membangun solidaritas kebangsaan bersama semua orang yang berkehendak baik, wujudkan NKRI sebagai rumah bersama masa depan Indonesia, menuju cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus 1945," tandasnya.

KEYWORD :

Gereja Oikumene Gereja Dibom Samarinda Terorisme PGI Gomar Gultom




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :