Senin, 26/07/2021 05:40 WIB

Dibantu AS, Turki Berhasil Meringkus Ahli Bahan Peledak ISIS

Intelijen Turki telah menangkap dan menahan seorang tokoh terkemuka di Daesh dengan bantuan dari intelijen Amerika, karena Ankara terus melacak tersangka kelompok teror tersebut.

Salah satu adegan yang dibuat ISIS dalam aplikasi Tik Tok (foto: Middleeast)

Jakarta, Jurnas.com - Intelijen Turki berhasil menangkap dan menahan seorang tokoh terkemuka di Daesh dengan bantuan dari intelijen Amerika, karena Ankara terus melacak tersangka kelompok teror tersebut.

Dilansir Middleeast, Rabu (26/05), Mustafa Abdulwahab Mahmud kelahiran Mesir, seorang ahli bahan peledak yang dekat dengan mantan pemimpin Daesh Abu Bakr Al-Baghdadi, ditangkap dan ditahan di pinggiran Istanbul bersama dengan tiga tersangka teror lainnya kemarin.

Setelah dilaporkan melarikan diri dari Suriah baru-baru ini, lokasi Mahmud ditemukan setelah intelijen AS memberi tahu rekan-rekan Turki mereka. Menurut laporan media, Mahmud merencanakan serangan di Turki dan telah lama dicari oleh AS.

Penangkapan ahli bahan peledak itu terjadi di tengah kampanye keamanan Turki terhadap operasi ISIS yang bersembunyi di negara itu, di mana beberapa anggota berpangkat tinggi kelompok itu telah ditangkap selama setahun terakhir.

Baru-baru ini, Ankara menangkap seorang warga Afghanistan awal bulan ini yang menggunakan nama Basim, dan yang juga digambarkan sebagai "tangan kanan" Al-Baghdadi.

Namun, koordinasi antara intelijen AS dan Turki dalam operasi ini terjadi tak lama setelah terungkap bahwa Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu secara bertahap mengakhiri kerja sama negara dalam pelatihan bersama dan berbagi intelijen dengan Amerika karena hubungan tegang yang sedang berlangsung antara keduanya.

TAGS : Intelijen Turki Ahli Bahan Peledak Kelompok ISIS




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :