Selasa, 15/06/2021 17:17 WIB

Paus Francis Minta Kekerasan di Yerusalem Dihentikan

Warga Palestina dalam beberapa hari terakhir telah melakukan aksi solidaritas dengan penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dimana polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa.

Paus Francis melakukan munajat

Jakarta, Jurnas.com - Paus Francis menyerukan diakhirinya kekerasan di Yerusalem. Ia menyatakan bahwa dirinya memantau perkembangan di Yerusalem dengan cemas. Ia pun mendesak para pemangku kepentingan untuk mencari solusi sambil menghormati Kota Suci.

"Identitas multi-agama dan multi-budaya kota suci harus dihormati. Kekerasan melahirkan kekerasan, hentikan bentrokan," katanya kepada para peziarah yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus di Roma dilansir Middleeast, Senin (10/05).

Warga Palestina dalam beberapa hari terakhir telah melakukan aksi solidaritas dengan penduduk lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dimana polisi Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet ke pengunjuk rasa.

Protes itu terjadi ketika Pengadilan Pusat Israel di Yerusalem Timur menyetujui keputusan untuk mengusir tujuh keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel pada awal tahun ini.

Polisi Israel berusaha membubarkan jamaah di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa Jumat malam, menggunakan granat setrum dan bom gas. Wanita juga menjadi sasaran pasukan Israel.

Setidaknya 290 warga Palestina telah terluka oleh pasukan Israel sejak Jumat, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967, mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

TAGS : Paus Francis Wilayah Yerusalem Polisi Israel Warga Palestina




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :