Jum'at, 22/10/2021 14:20 WIB

Jerman Tuding Imigran Arab Kumpulkan Dana untuk ISIS

Tersangka tiba di Jerman dari Irak pada 2016, selama gelombang imigrasi massal dari Timur Tengah.

Kelompok ISIS (foto: Middleast)

Jakarta, Jurnas.com - Otoritas Jerman mengumumkan bahwa jaksa Jerman telah mendakwa seorang imigran Irak dengan kejahatan bergabung dengan organisasi teroris atas tuduhan bahwa ia mengumpulkan ribuan dolar untuk kelompok Daesh (ISIS).

Pria, yang diidentifikasi sebagai "Ayman" di bawah undang-undang privasi Jerman, ditangkap pada awal Januari di perbatasan Jerman dengan Swiss dalam perjalanan untuk bergabung dengan barisan Daesh dan bertempur di Suriah atau di tempat lain, menurut Jaksa Federal.

Tersangka tiba di Jerman dari Irak pada 2016, selama gelombang imigrasi massal dari Timur Tengah.

Menurut jaksa, terdakwa menjadi tertarik pada ideologi Daesh pada akhir 2018 dan bergabung dengan kelompok ekstremis sebelum 2020.

"Ayman awalnya ingin pergi ke Timur Tengah untuk berpartisipasi dalam `jihad bersenjata`, tetapi anggota organisasi teroris memintanya untuk menunda rencananya dan tinggal di Jerman untuk mengumpulkan dana," bunyi pernyataan Jaksa dilansir Middleeast, Minggu (02/05).

Antara Juni dan September 2020, terdakwa mentransfer setidaknya $ 12.000 melalui beberapa transaksi ke sel ISIS di Suriah dan Lebanon.

Jaksa penuntut mengindikasikan bahwa dana tersebut digunakan untuk mendukung simpatisan wanita di kamp pengungsi Suriah dan mendanai penyelundupan wanita yang ingin bergabung dengan ISIS. 

Mereka menambahkan bahwa uang yang ditransfer ke Lebanon dimaksudkan untuk membantu para pejuang Daesh keluar dari penjara dan memfasilitasi kembalinya mereka ke sel-sel teroris.

Tidak ada rincian segera tentang tanggal membawa kasus ini ke pengadilan.

TAGS : Imigran Arab Pemerintah Jerman Kelompok ISIS




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :