Jum'at, 07/05/2021 12:50 WIB

Kemdikbud Tarik Kamus Sejarah RI untuk Disempurnakan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memutuskan menarik Kamus Sejarah RI Jilid I, yang menuai polemik gara-gara tidak memasukkan nama pendiri Nahdlatul Ulama Hadratussyaikh Kiai Hasyim Asy`ari.

Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memutuskan menarik Kamus Sejarah RI Jilid I, yang menuai polemik gara-gara tidak memasukkan nama pendiri Nahdlatul Ulama Hadratussyaikh Kiai Hasyim Asy`ari.

"Untuk memastikan isu ini tidak berlarut, saya sudah instruksikan untuk menurunkan semua buku yang terkait sejarah modern sampai ada penyempurnaan yang lebih cermat," tegas Direktur Jenderal Kebudayaan Kemdikbud, Hilmar Farid dalam konferensi pers pada Selasa (20/4).

Hilmar juga menegaskan bahwa draf naskah buku Kamus Sejarah Jilid I disusun pada 2017 silam, jauh sebelum kepemimpinan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim.

"Penyusunan dimulai tahun 2017 namun belum selesai karena begitu panjangnya perjalanan sejarah Indonesia sejak 1900. Karena pada saat itu tahun anggaran sudah berakhir, sebagai pertanggungjawaban kami tetap melaporkan draf naskah yang belum selesai tersebut dalam format pdf," terangnya.

Secara substansi menurut Hilmar, tidak ada niatan untuk menghapus bagian sejarah yang sangat penting.

"Di dalam draf buku kamus tersebut, sudah dimuat informasi tentang pendirian Nahdlatul Ulama dan disebutkan juga signifikansi KH. Hasyim Asy’ari pada beberapa halaman," ujar dia.

Sementara itu Guru Besar Sejarah Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Prof. Susanto Zuhdi yang membantu menyunting draf buku Kamus Sejarah Jilid I mengatakan, "Tahun 2017, draf buku kamus ini memang kami simpulkan belum sempurna."

"Nama KH. Hasyim Asy’ari ada pada uraian pendirian tokoh Nahdlatul Ulama. Bagaimana mungkin kita melupakan tokoh ini ketika berbicara pendirian Nahdlatul Ulama?" imbuh Susanto.

TAGS : Kamus Sejarah Kemdikbud Hasyim Asyari Hilmar Farid Pendiri NU




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :