Selasa, 27/07/2021 03:59 WIB

Ajudan Aung San Suu Kyi Diringkus Militer

Ajudan yang berusia 79 tahun itu tidak menyebutkan tuduhan apa yang dia hadapi.

Win Htein, salah satu pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi, tiba pada upacara pembukaan konferensi Panglong Abad 21 di Naypyitaw, Myanmar pada 24 Mei 2017. (Foto: Reuters / Soe Zeya Tun)

Yangon, Jurnas.com - Ajudan senior lainnya di partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan Aung San Suu Kyi, Win Htein pada Jumat (5/2). Dia ditangkap setelah kudeta minggu ini bahkan ketika DK PBB menyerukan agar para tahanan dibebaskan.

Win Htein, yang merupkan pendukung Aung San Suu Kyi sekaligus tahanan politik lama yang puluhan tahun berkampanye menghentikan kekuasaan militer, melalui telepon mengatakan kepada Reuters bahwa dia dijemput oleh petugas polisi dengan mobil dari Yangon menuju ibu kota Naypyitaw.

Ajudan yang berusia 79 tahun itu tidak menyebutkan tuduhan apa yang dia hadapi.

"Mereka gentlemen jadi saya bisa mengangkat telepon. Kami telah diperlakukan buruk terus menerus untuk waktu yang lama. Saya tidak pernah takut pada mereka karena saya tidak melakukan kesalahan apa pun sepanjang hidup saya," ujar dia.

Pemimpin terpilih Aung San Suu Kyi telah ditahan sejak Senin (1/2), ketika dia digulingkan tentara atas nama ketidakberesan dalam pemilihan November lalu. Dia menghadapi dakwaan karena mengimpor enam radio walkie-talkie secara ilegal, sebuah dokumen polisi menunjukkan.

DK PBB menyerukan pembebasan Aung San Suu Kyi dan lainnya yang ditahan pada Kamis dan menyuarakan keprihatinan atas situasi di Myanmar, tetapi berhenti mengutuk kudeta yang menghentikan transisi panjang menuju demokrasi.

Sebanyak 147 orang telah ditahan sejak kudeta, termasuk aktivis, anggota parlemen dan pejabat dari pemerintah Aung San Suu Kyi, Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik Myanmar (AAPP) mengatakan pada Kamis.

TAGS : Aung San Suu Kyi Militer Myanmar Win Htein




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :