Sabtu, 21/05/2022 22:19 WIB

Ajak Hindari Covid-19, Kemenkes: Anggaran Negara Terbatas

Perawatan pasien Covid-19 menelan biaya yang sangat besar. Rata-rata per orang sebesar Rp184 juta, karena memerlukan perawatan secara khusus.

Ilustrasi seorang dokter merawat Pasien covid-19 (foto: UPI)

Jakarta, Jurnas.com - Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Mohammad Subuh mengajak masyarakat tetap menjaga kesehatan, agar terhindari dari paparan Covid-19.

Pasalnya, perawatan pasien Covid-19 menelan biaya yang sangat besar. Rata-rata per orang sebesar Rp184 juta, karena memerlukan perawatan secara khusus.

"Kalau memerlukan perawatan misalnya ICU itu satu hari Rp15 juta, apalagi menggunakan ventilator. Kemudian apabila ada penyakit penyerta, ditambah lagi rata-ratanya menjadi Rp17 juta per hari," terang Subuh dalam Dialog Produktif bertema Pencegahan dan Pengobatan yang diselenggarakan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), pada Selasa (1/12).

"Kondisi inilah yang harus dihindari, semua biaya saat ini tanggung jawab negara. Namun kita ada batasnya yang tadi saya sebut sumber dayanya terbatas. Oleh karena itu sumber daya yang ada ini kita optimalkan dengan upaya-upaya pencegahan," sambung dia.

Menurut Subuh, pemerintah sudah bekerja keras untuk meminimalisasi dampak Covid-19 dengan menggelontorkan anggaran besar di sektor kesehatan. Selain itu, pemerintah memberikan stimulus perekonomian dengan dana yang besar pula.

"Tujuannya satu, ingin menyehatkan individu, karena kalau individu sehat, akan membuat produktivitas meningkat, sehingga pendapatan individu meningkat, dan berdampak pendapatan negara juga ikut meningkat. Jadi dengan melindungi kesehatan kita juga melindungi negara," tegas dia.

Adapun terkait program vaksinasi, Subuh menyebut vaksin sebagai externality positif. Sebab, saat menerima vaksin seseorang tidak hanya melindungi dirinya sendiri, namun juga orang lain.

"Analoginya seperti faktor externality yang ada pada lampu jalan, ketika terpasang pencahayaan di jalan, kejahatan menurun dan kecelakaan jadi terhindarkan, itu contoh externality di luar bidang kesehatan," tandas dia.

TAGS : Dampak Covid-19 Mohammad Subuh Program Vaksinasi Forum Merdeka Barat




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :