Selasa, 17/05/2022 11:09 WIB

Imbas Covid-19, Ekonomi Tunisia Alami Penyusutan

Virus corona juga berdampak negatif pada sektor pariwisata dan memperburuk tingkat pengangguran

Seorang pria mengambil uang kertas Tunisia yang baru beredar dari ATM di ibu kota Tunis, pada 27 Maret 2020 [FETHI BELAID / AFP

Jakarta, Jurnas.com - Gubernur Bank Sentral Tunisia Marwan Al-Abbasi mengantisipasi penurunan tujuh hingga delapan persen dalam produk domestik bruto (PDB) tahun ini, setelah mencatat kontraksi dua persen pada kuartal pertama tahun 2020 dan 20 persen selama kuartal kedua.

Al-Abbasi mengaitkan penurunan ekonomi lokal dengan krisis virus corona. "Situasi ekonomi sulit sebelum pandemi, dan diperburuk oleh dampak COVID-19,"katanya.

Menurutnya, usaha kecil dan menengah adalah yang paling terpengaruh oleh pandemi dan menghadapi situasi yang sulit. "Virus corona juga berdampak negatif pada sektor pariwisata dan memperburuk tingkat pengangguran.”

Menurut perkiraan Bank Sentral Tunisia, sektor pariwisata menyusut 60 persen tahun ini, sementara tingkat pengangguran melebihi 18 persen dibandingkan dengan 15,5 persen pada 2019.

Al-Abbasi mengindikasikan produk domestik bruto telah turun ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Tunisia dalam 62 tahun, dengan penurunan tabungan enam persen, bersama dengan penurunan investasi langsung asing.

Ia memperkirakan proporsi kontribusi investasi terhadap PDB turun menjadi 13 persen pada akhir tahun 2020, dibandingkan dengan 26 persen pada tahun-tahun sebelumnya.

Bank Sentral Tunisia memperkirakan inflasi akan melambat ke rata-rata 5,4 persen selama 2020, dibandingkan dengan 6,7 persen pada 2019.

Al-Abbasi berkata: "Pada akhir tahun ini, kami akan mencatat tingkat inflasi 5,7 persen, yang merupakan angka positif."

Data dari Institut Statistik Nasional Tunisia menunjukkan pada hari Kamis bahwa tingkat inflasi tetap stabil untuk bulan ketiga berturut-turut di 5,4 persen.

Tingkat inflasi telah turun dari tujuh persen selama 2018 dan kemudian 6,7 persen pada 2019, di tengah fluktuasi nilai tukar Dinar Tunisia pada saat itu.

TAGS : Virus Corona Imbas Covid-19 Ekonomi Tunisia




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :