Sabtu, 15/05/2021 00:04 WIB

Iran Rayakan Hari Tentara dengan Konvoi Bantuan COVID-19

Menurut angka terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Iran pada Kamis (17/4), sebanyak 77.995 orang Iran tertular corona, dan 4.869 lainnya sudah meninggal serta 52.229 lainnya juga telah pulih.

Foto menunjukkan pejabat militer Iran menghadiri perayaan Hari Tentara Iran pada 17 April 2020. (Foto: Fars)

Teheran, Jurnas.com - Jika bisanya peringatan Hari Tentara Nasional Iran dikemas dengan menunjukkan peralatan terbaru, kali ini Negeri Para Mullah tersebut justru melakukan parade bantuan virus corona (COVID-19). 

Parade, yang berlangsung di seluruh negeri pada Jumat (17/4), memamerkan beberapa peralatan Angkatan Darat yang digunakan membantu negara melawan wabah, termasuk rumah sakit keliling, peralatan desinfeksi dan kendaraan yang dirancang khusus.

Konvoi kendaraan militer dikirim untuk membantu operasi desinfeksi dan mendistribusikan bantuan setelah meninggalkan lokasi pawai.

Menurut angka terbaru yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Iran pada Kamis (17/4), sebanyak 77.995 orang Iran tertular corona, dan 4.869 lainnya sudah meninggal serta 52.229 lainnya juga telah pulih.

Menyambut perayaan Hari Tentara, Presiden Iran, Hassan Rouhani mengatakan bahwa parade yang biasa tidak mungkin karena protokol kesehatan.

Ia mengatakan Angkatan Darat, bersama dengan cabang lain dari angkatan bersenjata, berdiri berdampingan dengan tenaga kesehatan negara itu dalam "melindungi kehidupan rakyat" dari wabah.

"Kamu pernah berada di garis depan dan warga di belakangnya; namun, sekarang personel sektor kesehatan berada di garis depan dan Anda yang mencoba membantu mereka dari belakang," tambahnya.

Presiden Iran memuji peran Angkatan Darat Iran dalam membantu negara itu pada saat dibutuhkan seperti saat bencana alam. "Tentara kita bukan simbol militerisme tetapi manifestasi mendukung bangsa dan menjunjung tinggi kepentingan nasionalnya," katanya.

Juga berbicara pada perayaan Hari Tentara, Panglima Tentara Iran, Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi mengatakan bahwa Angkatan Darat, bersama dengan Korps Pengawal Revolusi Islam dan Polisi, menyediakan layanan di 49 kota di seluruh wilayah.

"Saya harus berterima kasih terutama kepada lebih dari 11.000 personel medis Angkatan Darat yang melayani bersama para petugas kesehatan negara," kata Mousavi.

"Saya meyakinkan bangsa Iran bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran akan menjadi penghalang tegas terhadap musuh-musuhnya dan akan dengan sabar dan penuh semangat bersama rakyat Iran," tambahnya.

Berbicara sehari sebelumnya pada acara perayaan Hari Angkatan Darat, Brigadir Jenderal Kiomars Heidari, Komandan Pasukan Darat Angkatan Darat Iran, mengatakan senjata baru akan dipasok ke Angkatan Darat akhir tahun ini sebagai bagian dari program "Labbaik 2".

Program ini akan memberikan pasukan dengan peralatan yang sesuai dengan struktur baru Angkatan Darat, termasuk senjata baru yang menggantikan senapan G3 yang banyak digunakan Angkatan Darat dan tiga senapan mesin baru.

"Di bidang baju besi, kami saat ini sedang bekerja mengembangkan tank T-90 dengan bantuan dari Angkatan Bersenjata dan Kementerian Pertahanan," katanya.

"Kami telah menambahkan tujuh peningkatan baru di atasnya, termasuk stabilisator dan sistem pertahanan biologis, mengubah tank menjadi senjata perang masa depan," katanya.

"Kami berharap menerima seri tank pertama pada bulan Oktober," tambahnya. (Press TV)

TAGS : Hari Tentara Iran Konvoi Bantuan Virus Corona




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :