Senin, 21/06/2021 17:18 WIB

Takut Virus Corona, United Airlines Tunda Penerbangan ke China

United Airlines mengumumkan akan menunda beberapa penerbangan ke China karena penurunan permintaan di tengah meluapnya virus corona di Wuhan

Pesawat United Airlines

Jakarta, Jurnas.com - Maskapai penerbangan Amerika Serikat, United Airlines mengumumkan akan menunda beberapa penerbangan ke China karena penurunan permintaan di tengah meluapnya virus corona di Wuhan yang telah memicu karantina di beberapa kota di China dan peringatan dari beberapa lembaga AS.

“Karena penurunan signifikan dalam permintaan untuk perjalanan ke China, kami menangguhkan beberapa penerbangan antara kota-kota seperti Beijing, Hong Kong dan Shanghai mulai 1 Februari hingga 8 Februari," kata maskapao dalam sebuah pernyataan dilansir Theepochtimes.

"Kami akan terus memantau situasi negara berkembang tersebut dan akan menyesuaikan jadwal kami sesuai kebutuhan," tambahnya.

Maskapai penerbangan tersebut menambahkan, itu akan membatalkan penerbangan dari Bandara Internasional San Francisco, Bandara Internasional Newark Liberty di New Jersey, Bandara Internasional Chicago O`Hare, dan Bandara Internasional Washington Dulles.

Di situsnya, United mengatakan akan menawarkan pengembalian uang untuk penumpang yang gagal melakukan penerbangan ke Wuhan hingga akhir Maret 2020.

Seorang juru bicara maskapai Kanada Air Canada mengatakan kepada Yahoo Finance bahwa perusahaan akan membatalkan beberapa penerbangan untuk menyesuaikan kapasitas dengan permintaan yang diharapkan.

Sementara itu, Delta Airlines dan American Airlines mengatakan belum membatalkan penerbangan ke atau dari China.

"Kami belum menyesuaikan jadwal penerbangan kami saat ini," kata juru bicara American Airlines kepada Yahoo.

"Kami terus memantau situasi dengan sangat cermat." Delta Air Lines juga mengatakan tidak mengubah jadwal operasinya.

Keputusan itu menguak ketika Sekretaris Kesehatan Alex Azar mengatakan bahwa Amerika Serikat mungkin membatasi perjalanan ke China di tengah wabah.

"Semua langkah harus ada dipertimbangkan, termasuk pembatasan perjalanan," kata Alex.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Departemen Luar Negeri mengatakan kepada orang Amerika untuk menghindari perjalanan tidak penting ke China. Mereka juga mengatakan kepada orang Amerika agar tidak bepergian ke Provinsi Hubei, yang mana Wuhan adalah ibu kotanya.

Selain AS, Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi mengatakan pada hari Selasa bahwa pesawat yang disewa juga akan memberikan pakaian pelindung dan topeng ke Wuhan sebelum membawa sekitar 200 orang ke Tokyo pada Rabu pagi.

Motegi mengatakan sekitar 650 warga negara Jepang telah menyatakan keinginan untuk kembali ke Jepang. Tokyo akan membuat pengaturan untuk menyediakan lebih banyak penerbangan charter ke Wuhan untuk mengevakuasi warga negara, katanya.

Ketika 200 warga negara itu kembali ke Jepang minggu ini, para pejabat harus memantau kesehatan mereka selama dua minggu ke depan untuk melihat apakah mereka mengalami gejala virus.

TAGS : United Airlines Virus Corona




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :