Sabtu, 24/07/2021 17:42 WIB

Hukum Demonstran Perusuh, Dua Hakim Iran Kena Sanksi AS

Sanksi yang diumumkan pada Jumat (20/12) itu membekukan semua properti dari dua hakim di bawah yurisdiksi AS dan melarang warga Paman Sam berurusan dengan mereka.

Demonstran membakar menentang kenaikan harga bensin di ibukota Teheran, pada 16 November 2019. (Foto: AFP)

Washington, Jurnas.com - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengeluarkan sanksi baru yang menyasar pejabat yang ada di pengadilan dan layanan keamanan lainnya. Hukuman itu dikeluarkan menyusul protes kenaikan harga bahan bakar baru-baru ini di Negeri Para Mullah.

Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi kepada dua hakim Iran, Abolghassem Salavati dan Mohammad Moghisseh. Keduanya disanksi karena menghukum warga negara Iran yang terlibat dalam protes.

Sanksi yang diumumkan pada Jumat (20/12) itu membekukan semua properti dari dua hakim di bawah yurisdiksi AS dan melarang warga Paman Sam berurusan dengan mereka.

"AS tidak akan menjadi pengamat penindasan dan ketidakadilan yang sedang berlangsung di Iran," kata Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan, meskipun kerusuhan itu diyakini sebagai hasil dari sanksi unilateral Washington terhadap Republik Islam.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, Departemen Luar Negeri juga memberlakukan pembatasan visa pada saat ini dan mantan pejabat Iran terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia terhadap pengunjuk rasa.

Ia tidak menyebutkan nama pejabatnya, tetapi mengatakan pembatasan visa juga akan berlaku untuk anggota keluarga mereka.

Pemerintah Iran menaikkan harga bensin pada 15 November untuk memoderasi tingkat konsumsi nasional, yang mencapai 110 juta liter per hari, 40 juta liter per hari di atas persyaratan domestik maksimum.

Langkah ini memicu protes. Lalu, beberapa perusuh memanfaatkan kesempatan ini untuk menghancurkan properti publik dan membakar bank dan pompa bensin. Beberapa preman menyerang pasukan keamanan dengan senjata api, pisau, dan senjata mematikan lainnya.

Menyusul kerusuhan mematikan itu, akses ke sebagian besar layanan internet di Iran ditangguhkan berdasarkan keputusan Dewan Keamanan Nasional Iran.

Saat itu, Pompeo mendesak warga Iran untuk mengirimkan foto dan informasi lain yang mendokumentasikan penindasan dan bersumpah akan memberikan sanksi pelanggaran pemerintah Iran.

"Saya telah meminta para demonstran Iran untuk mengirimi kami video, foto, dan informasi mereka yang mendokumentasikan tindakan keras rezim terhadap para demonstran. AS berjanji akan memberikan sanksi atas pelanggaran tersebut," kicau Pompeo.

Majalah Kebijakan Luar Negeri yang berbasis di AS mengatakan bahwa upaya Washington untuk menekan Iran dengan sanksi telah gagal mencapai tujuannya dan bahkan menjadi bumerang.

TAGS : Sanksi Amerika Serikat Harga Bahan Bakar Hakim Iran Mike Pompeo Steven Mnuchin




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :