Senin, 27/06/2022 18:35 WIB

Nikki Haley: AS Tidak akan Biarkan Pembunuh Khashoggi Lolos

Nikki Haley sanksi terhadap 17 warga Saudi yang diduga terlibat dalam pembunuhan itu adalah tanda bahwa AS tidak diam terhadap kasus tersebut.

Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley (Foto: Financial Tribune)

Washington -   Duta Besar Amerika Serikat (AS), Nikki Haley yang akan keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), mengatakan Gedung Putih tidak boleh memberi Arab Saudi izin atas pembunuhan jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

Haley, yang akan meninggalkan posisinya di akhir tahun, membuat pernyataannya dalam sebuah wawancara dengan publikasi AS, The Atlantic, Minggu (9/12).

"Anda memiliki pejabat pemerintah Saudi yang melakukan ini di konsulat Saudi. Kami tidak bisa memberi mereka izin, karena itu bukan orang Amerika," kata Haley dalam wawancara.

"Kami tidak bisa memaafkan (pembunuhan), kami tidak bisa mengatakan itu tidak apa-apa, kami tidak bisa mendukung prilaku yang buruk, dan kami harus mengatakan itu," tambahnya.

Haley juga membela cibiran yang dilayangkan kepada AS terhadap kematian Khashoggi. Ia mengatakan sanksi terhadap 17 warga Saudi yang diduga terlibat dalam pembunuhan itu adalah tanda bahwa AS tidak diam terhadap kasus tersebut.

"Administrasi Trump meminta pertanggungjawaban dan kami harus terus melakukannya sampai kami mendapatkannya," tambahnya.

Namun Haley monolak menyebut Pangeran Mahkota Saudi, Mohammad bin Salman sebagai dalangnya, meski laporan-laporan badan intelijen AS telah mengaitkan penguasa de fakto negara itu secara langsung dengan pembunuhan Khashoggi.

"Saya pikir semua itu, pemerintah perlu memutuskan," katanya tentang dugaan keterlibatan Pangeran Muhammad.

Haley, yang akan digantikan Heather Nauert pada Januari sebagai duta besar AS untuk PBB, juga membantah bahwa Donald Trump bahwa dihadapkan pilihan biner antara mendukung sekutunya Arab Saudi atau membela hak asasi manusia dan nilai-nilai.

Menurut Haley, AS dapat melihat Arab Saudi sebagai mitra lengkap ketika datang untuk memerangi Iran tetapi juga memberitahu Saudi bahwa kita tidak akan terus menjadi mitra Anda jika Anda terus menggunakan perilaku premanisme.

TAGS : Jamal Khashoggi Arab Saudi Nikki Haley PBB




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :