Sabtu, 24/07/2021 10:31 WIB

Iran Ajukan Keluhan ke PBB Soal Tudingan AS

Tudingan Duta Besar Amerika Serikat bahwa Iran memasok rudal ke pemberontak Houthi di Yaman hanya untuk mengalihkan perhatian

Javad Zarif

Tehran - Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan tuduhan  Iran memasok rudal ke pemberontak Houthi di Yaman hanya untuk mengalihkan perhatian dari kecaman internasional usai Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Demikian disampikan setelah utusan Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Nikki Haley menuduh Iran memasok rudal ke pemberontak Houthi di Yaman. Ia mengatakan, Teheran akan mengajukan pengaduan ke badan PBB atas tudingan tak berdasar tersebut.

"Iran akan mengajukan keluhan ke PBB atas tudingan Amerika Serikat," jelas IRNA mengutip dari email ke Sputnik.

Pada Kamis (14/12) Duta Besar Amerika Serikata untuk PBB Nikki Haley mempresentasikan puing-puing sebuah rudal di sebuah pangkalan militer di Washington. Ia mengungpakan senjata tersebut dibuat oleh Iran dan digunakan pada 4 November oleh kelompok Houthi Yaman untuk menyerang Riyadh.

"Di tengah-tengah  Iran meminta gencatan senjata, bantuan dan dialog di Yaman mulai 1 hari, Amerika Serikat malah menjual senjata yang memungkinkan sekutunya membunuh warga sipil dan kelaparan. Tidak ada sejumlah fakta alternatif atau bukti alternatif yang mencakup keterlibatan Amerika Seriakt dalam kejahatan perang," kicau Zarif, pada Jumat (15/12).

Kepada wartawan di sela-sela konferensi pada Sabtu (16/12), ia mengatakan bahwa tudingan Haley tidak berdasar.

"Tudinga Haley tidak "bener" dan bahkan tidak meyakinkan orang Barat sekalipun," kata Zarif, dilansir dari Tehran Time, Minggu (17/18).

Pada Jumat (15/12), juru bicara kementerian luar negeri Prancis, Alexandre Giorgini mengatakan, Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa belum, pada tahap ini, menarik kesimpulan apapun. Prancis terus memeriksa informasi yang ada.

Sementara, juru bicara Korps Pengawal Revolusi Islam, Brigadir Jenderal Ramazan Sharif mengatakan, bukan rahasia lagi Uni Soviet dan Korea Utara telah menjual rudal ke Yaman.

TAGS : Iran Yaman Amerika Serikat Houthi Rudal




JURNAS VIDEO :

TERPOPULER :