Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat memperlihatkan barang bukti hasil operasi tangkap tangan dugaan suap anggaran di Jambi (Foto: Rangga Tranggana/Jurnas.com)
Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan memastikan pihaknya terus mendalami dan mengembangkan suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018. Tak terkecuali menelusuri dugaan keterlibatan Gubernur Jambi, Zumi Zola.
Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan mengatakan, banyak asepek yang didalami dan dikembangkan pihaknya terkait kasus tersebut. Ditenggarai salah satunya terkait ada tidaknya perintah khusus dari orang nomor wahid di Jambi itu terkiat pemberian suap kepada DPRD Jambi guna pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2018."Ini masih dalam pengembangan apakah ada perintah khusus atau tidak," ujar Basaria di gedung KPK, Jakarta, Rabu (29/11/2017).Baca juga :
PTP Nonpetikemas Siap Operasikan Pelabuhan Jambi
Basaria memastikan pihaknya tak akan gegabah dan menjunjung prinsip kehati-hatian dalam proses pengembangan dan pendalaman kasus tersebut. "Tim masih di lapangan jadi perkembangan kasus masih sangat kemungkinannya masih banyak," tutur Basaria.
PTP Nonpetikemas Siap Operasikan Pelabuhan Jambi
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Suap Anggaran Jambi Zumi Zola



























