Pendukung Presiden Turki, Recep Toyyip Erdogan turun ke jalan memberikan dukungan referendum
Bangkok - Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) menyesalkan terjadinya pemulangan warga Turki yang dilakukan oleh Myanmar dan Thailand karena dikaitkan upaya Kudeta pada Juli tahun lalu di Turki.
Pemulangan Muhammet Furkan Sokmen, mantan karyawan sekolah antarbangsa di Yangon, ke Turki, menjadi salah satu peningkatan perkara warga negara Turki tersangka berhubungan dengan ulama Fethullah Gulen, yang bermukim di Amerika Serikat.Menurut PBB, Muhammet dilaporkan ditangkap di bandar udara Yangon pada pekan lalu. Kemudian dikirim ke Thailand, tempat ia ditahan di pusat penahanan imigrasi sebelum dipulangakan ke Turki pada Jumat.Baca juga :
Sekjen PBB Desak Gencatan Senjata di Ukraina
Kolonel Myo Thu Soe, juru bicara polisi Myanmar di Naypyitaw dilansir Reuters mengatakan, pejabat dari Kedutaan Turki memberinya surat pengenal dan Muhammet dibawa pesawat Myanmar Airways ke Bangkok, sementara istri dan anak perempuannya masih di Yangon.
Sekjen PBB Desak Gencatan Senjata di Ukraina
Baca juga :
Menlu RI Dorong Perdamaian Gaza di PBB
Menlu RI Dorong Perdamaian Gaza di PBB
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Krisis Turki PBB




















