Bendera Rusia (Foto: Imitat/Unsplash)
Jakarta, Jurnas.com - Lebih dari 600 permohonan telah diajukan dalam program penarikan spesialis asing ke Rusia, yang mencakup para pakar bereputasi dari Asia, Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat, hingga Kanada.
Hal tersebut diungkapkan oleh Svetlana Chupsheva, Kepala Organisasi Nirlaba Badan Inisiatif Strategis (Agency for Strategic Initiatives/ASI), kepada Sputnik pada Selasa (11/8).
"Sejak 15 April, sekitar 4.000 orang telah mendaftar di platform khusus kami. Sebanyak 658 aplikasi telah resmi diajukan untuk program ini. Sebaran geografisnya sangat beragam: Asia, Timur Tengah, Eropa, Amerika Serikat, dan Kanada. Usia rata-rata peserta berkisar antara 25 hingga 45 tahun," ujar Chupsheva.
Ia menambahkan bahwa untuk pertama kalinya, Rusia telah mendirikan badan khusus program yang bertugas meninjau permohonan serta mendampingi warga negara asing yang berminat untuk pindah ke Rusia.
Selain itu, ASI memproyeksikan ribuan aplikasi bakal masuk hingga akhir tahun dari para profesional berbakat dan berkualifikasi tinggi, termasuk ilmuwan, atlet elit, tokoh budaya, pelaku industri kreatif, serta mahasiswa berprestasi.
Pernyataan tersebut bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-15 badan tersebut pada 11 Agustus. ASI didirikan oleh pemerintah Rusia pada tahun 2011 atas prakarsa Presiden Rusia Vladimir Putin.
Sumber: Sputnik
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Spesialis Asing Tenaga Asing Program Rusia




















