Minggu, 09/08/2026 14:29 WIB

Ada Gerhana Matahari 12 Agustus 2026, Ini Lokasi dan Waktu Melihatnya





Gerhana Matahari pada 12 Agustus 2026 akan melintasi sejumlah wilayah Eropa dan Amerika Utara

Foto: Gerhana Matahari Total dapat dilihat dan dipotret dengan berbagai cara (Dok: Getty Image via Live Science)

Jakarta, Jurnas.com - Gerhana Matahari pada 12 Agustus 2026 akan melintasi sejumlah wilayah Eropa dan Amerika Utara. Gerhana Matahari total akan terlihat di jalur sempit yang membentang dari Greenland, Islandia, hingga Spanyol, sementara wilayah lain akan mengalami gerhana sebagian.

Di jalur totalitas, Bulan akan menutupi seluruh piringan Matahari selama maksimal 2 menit 18 detik. Langit akan menjadi lebih gelap dan korona Matahari dapat terlihat selama fase totalitas.

Dikutip dari Live Science, jalur totalitas memiliki lebar sekitar 290 kilometer dan melewati Greenland bagian timur, Islandia bagian barat, serta Spanyol bagian timur laut.

Di Scoresby Sund, Greenland, totalitas terjadi sekitar pukul 16.35 WGST dan berlangsung hingga 2 menit 17 detik. Di Reykjavik, Islandia, totalitas dimulai sekitar pukul 17.48 GMT dan berlangsung sekitar satu menit.

Di Spanyol, totalitas terjadi sekitar pukul 20.28 CEST di León, 20.29 CEST di Soria, dan 20.31 CEST di S`Arenal, Mallorca. Durasi totalitas di lokasi tersebut berkisar antara 1 menit 36 detik hingga 1 menit 45 detik.

Posisi terhadap garis tengah jalur menentukan lamanya totalitas. Namun, berada di dalam batas jalur menjadi syarat utama untuk melihat Matahari tertutup sepenuhnya.

Madrid, misalnya, berada sedikit di luar jalur totalitas. Matahari akan tertutup sekitar 99,9 persen, tetapi kota tersebut tetap tidak mengalami totalitas.

Amerika Utara tidak berada dalam jalur totalitas. Gerhana sebagian terdalam akan terlihat di Kanada bagian utara dan timur, Alaska, serta Amerika Serikat bagian timur laut.

Di Iqaluit, Nunavut, gerhana mencapai maksimum sekitar pukul 13.24 EDT dengan 61 persen Matahari tertutup. Di St. John`s, Newfoundland dan Labrador, maksimum terjadi sekitar pukul 15.00 NDT dengan 53 persen penutupan.

Di Fairbanks, Alaska, maksimum terjadi sekitar pukul 08.27 AKDT dengan 37 persen penutupan, sedangkan Anchorage mencapai 28 persen sekitar pukul 08.21 AKDT.

Di Amerika Serikat bagian timur laut, Bangor mengalami penutupan sekitar 23 persen pada pukul 13.53 EDT. Boston mencapai 16 persen pada pukul 13.55 EDT, sementara New York hanya sekitar 9 persen pada pukul 13.54 EDT.

Sebagian besar Eropa dan wilayah barat laut Afrika juga akan mengalami gerhana sebagian. Di sejumlah kota, lebih dari 90 persen piringan Matahari akan tertutup.

Madrid menjadi salah satu kota dengan penutupan terbesar, sekitar 99,9 persen pada pukul 20.32 CEST. Barcelona mencapai 99,8 persen pada pukul 20.29 CEST. 

Di Aljazair, penutupan mencapai 96 persen sekitar pukul 19.33 CET. Nice mencapai 95 persen pada pukul 20.24 CEST, sedangkan Lisbon mencapai 94 persen pada pukul 19.36 WEST.

Dublin mengalami penutupan sekitar 94 persen pada pukul 19.10 BST. Paris mencapai 92 persen pada pukul 20.17 CEST, sementara London sekitar 91 persen pada pukul 19.13 BST.

Meski sebagian besar Matahari tertutup, gerhana sebagian tetap tidak aman dilihat secara langsung. Pengamat harus menggunakan kacamata gerhana bersertifikat selama seluruh fase gerhana sebagian.

Kacamata hanya dapat dilepas ketika pengamat benar-benar berada di jalur totalitas dan seluruh piringan Matahari telah tertutup Bulan.

Bagi masyarakat yang berada di luar jalur totalitas, siaran langsung dari NASA dan European Space Agency dapat menjadi pilihan untuk menyaksikan fase total gerhana.

Waktu mulai, puncak, dan berakhirnya gerhana berbeda di setiap lokasi. Karena itu, pengamatan sebaiknya disesuaikan dengan lokasi masing-masing agar waktu terjadinya gerhana dapat diketahui secara tepat. (*)

Sumber: Live Science

KEYWORD :

Gerhana Matahari Total Gerhana Matahari Sebagian Lokasi Gerhana Matahari Melihat Gerhana




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :