Gedung KPK RI (foto: Jurnas)
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk membongkar dugaan penyelewengan dana pungutan ekspor kelapa sawit. Dimana, dana tersebut diduga diselewengkan untuk digunakan dalam skema subsidi Industri biodiesel.
Aktivis Petisi 28 Haris Rusly mengatakan, dana subsidi biodiesel sendiri selama ini tak pernah dikontrol dan karena itu sangat rawan untuk diselewengkan, diantaranya yang sedang terjadi adalah mark up produksi biodiesel bodong."KPK harus segera bongkar konspirasi busuk para drakula pemangsa uang rakyat yaitu konspirasi antara BPDP dengan 11 industri raksasa kelapa sawit yang menjalankan projek bodong biodiesel, yang selama dua tahun terakhir pasif tidak berproduksi, lantaran jatuh harga minyak dunia," kata Haris, melalui rilisnya, Jakarta, Selasa (25/5).Jika ditinjau dari segi per undang-undang, kata Haris, penggunaan dana pungutan usaha perkebunan sawit bertentangan dengan UU Perkebunan no 39 Tahun 2014. Padahal, dana pungutan tersebut seharusnya digunakan untuk kepentingan stakeholder perkebunan seperti program replanting kebun petani plasma dan petani mandiri serta pembangunan sarana dan prasarana untuk menunjang usaha perkebunan sawit.Baca juga :
Disorot ICW, KPK Siap Pantau 1.179 SPPG Polri
Menurutnya, energi terbarukan tersebut dijadikan sarana bancakan oleh berbagai kepentingan. "Salah satu program energi terbarukan yang saat ini masih menjadi bancakan adalah dana perkebunan yang diambil dari pungutan ekspor CPO dari pelaku usaha perkebunan sawit, termasuk pungutan kepada para petani sawit yang hidupnya saat ini mulai melarat," ujarnya.Menurut Haris, dalam dua tahun terakhir, hampir 90 persen dana pungutan ekspor yang jumlahnya puluhan triliun tersebut diduga dirampok dengan menggunakan skema subsidi terhadap perusahaan industri biofuel.
Disorot ICW, KPK Siap Pantau 1.179 SPPG Polri
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KPK Dugaan Korupsi pungutan eksport CPO
























