Bintang tim nasional Spanyol, Lamine Yamal (Foto: talkSPORT)
Jakarta, Jurnas.com - Pertandingan penentu yang krusial di Grup H Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua tim sarat tradisi, tim nasional Spanyol dan Uruguay.
Kedua raksasa sepak bola ini dijadwalkan bentrok pada pertandingan terakhir fase grup di Stadion Akron (Guadalajara Stadium), Meksiko, pada Sabtu (27/6) pagi WIB.
Laga ini dipastikan berjalan sengit karena hasil akhir akan menentukan posisi juara grup sekaligus peta kelolosan menuju babak 32 besar.
Memasuki laga pamungkas ini, Spanyol yang berstatus sebagai juara Eropa memimpin klasemen sementara Grup H dengan raihan empat poin.
Setelah sempat ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan Cape Verde pada laga perdana, skuad asuhan Luis de la Fuente mengamuk di pertandingan kedua dengan melibas Arab Saudi empat gol tanpa balas lewat sumbangan gol Lamine Yamal dan dwigol Mikel Oyarzabal.
Di kubu lawan, Uruguay membuntuti di peringkat kedua dengan koleksi dua poin setelah mencatatkan dua hasil imbang berturut-turut, masing-masing dengan skor 1-1 melawan Arab Saudi dan skor ketat 2-2 kontra Cape Verde.
Berdasarkan data statistik resmi historis, sejarah mencatat bahwa Spanyol memiliki rekor yang sangat superior saat berhadapan dengan Uruguay.
Tuchel Akui Inggris Sangat Butuh Bukayo Saka
Sepanjang sejarah pertemuan kedua negara di berbagai ajang internasional, La Roja belum pernah menelan kekalahan sekalipun dari La Celeste dalam pertandingan kompetitif resmi.
Pertemuan kompetitif terakhir mereka terjadi di ajang Piala Konfederasi FIFA 2013 di Brasil, di mana Spanyol sukses memetik kemenangan tipis dengan skor 2-1 berkat gol dari Pedro Rodriguez dan Roberto Soldado, sementara Uruguay hanya mampu memperkecil kedudukan lewat aksi Luis Suarez.
Secara keseluruhan, jika menghitung seluruh laga termasuk pertandingan persahabatan, Spanyol masih mendominasi dengan catatan lima kali menang dari total pertemuan historis, sementara sisanya berakhir dengan skor imbang.
Rekor tanpa cela ini menjadi modal psikologis yang sangat berharga bagi tim Matador, sekaligus menjadi tantangan besar bagi strategi intensitas tinggi yang diusung oleh pelatih Uruguay, Marcelo Bielsa.
Menjelang laga di Zapopan ini, Spanyol berada di atas angin karena hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan tiket kelolosan ke babak berikutnya, bahkan kemenangan akan mengunci status mereka sebagai juara Grup H.
Luis de la Fuente diprediksi akan menginstruksikan lini tengahnya untuk mengalirkan bola dengan kecepatan vertikal guna mengeksploitasi ruang kosong yang kerap ditinggalkan oleh barisan pertahanan Uruguay saat menyerang.
Sebaliknya, situasi lebih menekan berada di pundak Uruguay yang wajib mengincar tiga poin penuh demi mengamankan kelolosan otomatis dan melompati posisi Spanyol.
Tim Amerika Selatan ini akan bertumpu pada agresivitas lini depan mereka, terutama melalui pergerakan Maximiliano Araujo dan Agustin Canobbio, untuk mendobrak pertahanan rapat Spanyol yang dikawal ketat oleh Marc Cucurella dan kawan-kawan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Sepakbola Dunia Piala Dunia 2026 Timnas Spanyol Timnas Uruguay









