Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: AP)
Jakarta, Jurnas.com - Hasil survei terbaru yang dirilis Selasa (23/6) oleh Pew Research Center menemukan bahwa tingkat kepercayaan global terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump tetap rendah, sementara persepsi terhadap Amerika sebagai mitra yang dapat diandalkan juga terus melemah.
Citra Amerika Serikat di mata dunia juga cenderung negatif, di mana hanya 37 persen yang menilai positif, sedangkan 57 persen lainnya memberikan penilaian negatif.
Indonesia menjadi salah satu dari 15 negara dengan tingkat penilaian yang menurun tajam, bersama dengan Italia, Nigeria, Afrika Selatan, dan Korea Selatan.
Survei yang dilakukan antara Februari dan Mei 2026 terhadap 42.151 responden dewasa di 36 negara itu menunjukkan hanya 23 persen di antaranya yang mempercayai kepemimpinan Trump dalam menangani urusan dunia.
Sementara itu, sekitar dua pertiga di antaranya menyatakan sedikit atau tidak percaya sama sekali terhadap kemampuan Trump di panggung internasional.
Hasil survei tersebut juga menunjukkan tingkat kepercayaan terhadap Trump menurun di 16 dari 24 negara dan tidak mengalami peningkatan di satu pun negara.
Persepsi terhadap peran global Amerika juga melemah. Hanya 35 persen yang menyatakan AS berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas dunia dan 32 persen lain percaya AS mempertimbangkan kepentingan negara lain dalam kebijakan luar negerinya.
Penurunan itu paling terlihat di kalangan sekutu lama AS.
Di Kanada, persentase responden yang menilai AS sebagai mitra yang dapat diandalkan turun dari 83 persen pada 2022 menjadi 35 persen saat ini.
Sementara di Jerman, responden yang menilai AS mempertimbangkan kepentingan negara lain dalam kebijakan luar negerinya turun dari 60 persen pada 2023 menjadi 23 persen saat ini.
Sumber: Anadolu
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Pew Research Center Kepercayaan Global Donald Trump






















