Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian segera memberi sanksi tegas kepada para pebalap liar yang selama ini meresahkan masyarakat di kawasan Simpang Manhattan/Ringroad, Medan.
Sahroni meminta Polrestabes Medan segera identifikasi dan tindak para pelaku termasuk penyitaan kendaraan jika diperlukan.
“Berikan sanksi tilang, periksa kelengkapan surat-surat kendaraannya, dan cek juga status pajaknya. Saya yakin model-model seperti ini banyak yang tidak lengkap administrasinya atau bahkan pajaknya mati,” kata Sahroni, kepada wartawan, Jakarta, Rabu (17/6).
“Kalau ditemukan pelanggaran, ya tindak sesuai aturan, termasuk penyitaan kendaraan bila diperlukan. Harus ada efek jera agar mereka tidak mengulangi perbuatannya,” tegasnya.
Hal itu menyikapi aksi balap liar yang yang selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan balap liar dan kerap menimbulkan keresahan masyarakat, di kawasan Simpang Manhattan/Ringroad Medan, Minggu (14/6).
Menurut Sahroni, aktivitas balap liar tidak memberikan manfaat apa pun selain mengganggu masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya. Karena itu, kata Sahroni, tindakan provokatif terhadap petugas tidak boleh dibiarkan.
“Balap liar ini sudah jelas meresahkan masyarakat. Berisik, mengganggu ketertiban, dan berisiko memicu kecelakaan. Yang lebih parah, saat dibubarkan polisi mereka malah menggeber-geber kendaraan seolah menantang aparat penegak hukum. Kalau sikap seperti ini dibiarkan, nanti akan ditiru oleh yang lain. Jadi memang harus ditindak dan diberi sanksi tegas,” tutup Sahroni.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Komisi III DPR Ahmad Sahroni Balap Liar Meresahkan Masyarakat Balap Liar di Medan
























