Senin, 08/06/2026 00:57 WIB

Israel Serang Gaza di tengah Perundingan Gencatan Senjata





Serangan udara militer Israel yang menyasar sebuah markas kepolisian pimpinan Hamas di Khan Younis, Jalur Gaza, menewaskan lima warga Palestina

Warga Palestina memeriksa puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Nuseirat, Jalur Gaza tengah pada 26 Mei 2026 (Foto: AP)

Gaza, Jurnas.com - Serangan udara militer Israel yang menyasar sebuah markas kepolisian pimpinan Hamas di Khan Younis, Jalur Gaza, menewaskan lima warga Palestina dan melukai sedikitnya 16 orang lainnya pada Minggu (7/6).

Petugas medis di lokasi kejadian belum merinci berapa banyak jumlah polisi yang menjadi korban, lantaran hantaman roket tersebut mengenai pos keamanan yang letaknya persis di sebelah area tenda pengungsian besar bagi keluarga-keluarga yang telantar.

Dikutip dari Reuters, pihak militer Israel tidak segera memberikan komentar resmi mengenai insiden ini, meskipun pejabat keamanan Hamas mencatat bahwa Tel Aviv terus mengintensifkan serangan udara terhadap markas dan personel kepolisian mereka dalam beberapa bulan terakhir hingga menewaskan puluhan orang.

Insiden berdarah ini terjadi di tengah upaya baru para mediator internasional untuk menyelamatkan kesepakatan gencatan senjata rapuh yang dimediasi oleh Amerika Serikat.

Diketahui, hampir 10.000 petugas polisi Hamas kini menjadi salah satu titik buntu utama dalam pembicaraan untuk memajukan rencana Presiden AS Donald Trump terkait masa depan Gaza.

Hamas menginginkan para petugas tersebut dimasukkan ke dalam pasukan kepolisian yang baru, namun Israel dengan tegas menolak peran apa pun bagi personel yang berafiliasi dengan Hamas.

Guna memecah kebuntuan tersebut, pemerintah Mesir kembali menjamu putaran baru pembicaraan gencatan senjata yang dihadiri oleh para pemimpin Hamas serta faksi-faksi Palestina lainnya di Kairo.

Selama masa gencatan senjata berjalan, kedua belah pihak secara konsisten saling melempar tuduhan terkait pelanggaran komitmen di lapangan, ketika serangan militer Israel tercatat telah menewaskan lebih dari 950 warga Palestina sejak awal masa jeda pertempuran dimulai, sementara aksi balasan militan Palestina menewaskan empat tentara Israel.

Hamas menegaskan kepada Dewan Perdamaian serta negara mediator seperti Mesir, Qatar, dan Turki bahwa penghentian total agresi Israel merupakan prasyarat mutlak sebelum mereka bersedia membahas poin penarikan pasukan dan perlucutan senjata di fase berikutnya.

KEYWORD :

Gencatan Senjata Israel Konflik Israel vs Palestina Konflik Gaza




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :