Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto. (Foto: Parlementaria)
Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suparwoto meminta pemerintah terus mengupayakan pemenuhan kebutuhan energi, dan menciptakan sistem energi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk bagi generasi mendatang.
“Target lifting minyak pada 2030 sebesar 1 juta barel per hari, agar target itu berjalan dengan sesuai dibutuhkan eksplorasi, jika melihat saat ini target produksi minyak 2026 baru 610 ribu barel per hari," kata Sugeng dalam keterangan persnya, Senin (13/4).
Menurutnya, Pemerintah perlu mencermati besarnya potensi migas nasional yang mencapai 128 cekungan migas yang telah teridentifikasi di seluruh Indonesia, untuk mencapai target tersebut.
“Dari 128 cekungan yang sudah dieksplorasi baru 60 cekungan artinya masih ada 68 cekungan yang belum didalami secara pasti apakah kandungannya terdapat minyak atau gas," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya meminta pemerintah menjalankan strategi untuk meningkatkan produksi minyak bumi yang berfokus pada identifikasi dan evaluasi cadangan yang belum ditemukan.
Ia pun menekankan perlunya penerapan teknik Enhanced Oil Recovery (EOR) dan waterflood di lapangan-lapangan yang menjanjikan, serta optimalisasi pemanfaatan sumur-sumur yang tidak terpakai, guna memaksimalkan produksi migas.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Komisi XII Sugeng Suparwoto migas nasional minyak bumi target lifting

























