Minggu, 12/04/2026 14:57 WIB

China Umumkan 10 Insentif Baru untuk Taiwan, Apa Saja?





China pada Minggu (12/4) mengumumkan 10 langkah insentif baru untuk Taiwan, mencakup pelonggaran pembatasan wisata

Ketua Partai Kuomintang Chen Li-wun dan Presiden China, Xi Jinping (Foto: Reuters)

Beijing, Jurnas.com - China pada Minggu (12/4) mengumumkan 10 langkah insentif baru untuk Taiwan, mencakup pelonggaran pembatasan wisata, izin penayangan drama televisi yang dinilai sehat, serta kemudahan penjualan produk pangan, menyusul kunjungan pemimpin oposisi utama Taiwan ke Beijing.

Langkah ini diumumkan menjelang akhir kunjungan Cheng Li-wun selaku Ketua Partai Kuomintang (KMT) atau partai oposisi terbesar Taiwan, ke China. Dalam kunjungannya, dia bertemu Presiden China Xi Jinping dan membahas pentingnya perdamaian serta rekonsiliasi.

Adapun 10 langkah yang diumumkan kantor berita resmi Xinhua antara lain mencakup pembentukan mekanisme komunikasi rutin antara KMT dan Partai Komunis China, pemulihan penuh penerbangan antara kedua pihak, serta pemberian izin bagi warga Shanghai dan Provinsi Fujian untuk berkunjung ke Taiwan.

Sebuah mekanisme juga akan dibentuk guna melonggarkan standar pemeriksaan produk pangan dan perikanan, namun hal itu disyaratkan berlandaskan pada fondasi politik menentang kemerdekaan Taiwan, sebagaimana dikutip dari Reuters.

Adapun drama televisi, dokumenter, dan animasi asal Taiwan akan diizinkan tayang di China selama memiliki orientasi yang benar, konten yang sehat, dan kualitas produksi yang tinggi. Pemerintah Taiwan belum memberikan tanggapan atas pengumuman tersebut.

China menolak berdialog dengan Presiden Taiwan Lai Ching-te, yang dicap Beijing sebagai separatis. Lai sendiri menolak klaim kedaulatan Beijing atas pulau yang memiliki pemerintahan demokratis itu.

Kedua pihak selama ini saling menyalahkan atas mandeknya pemulihan pariwisata besar-besaran China ke Taiwan sejak berakhirnya pandemi Covid-19.

Taiwan sebelumnya juga telah berulang kali memprotes pembatasan China atas impor sejumlah produk pertanian dan perikanan, dengan menyebut Beijing kerap menggunakan dalih tidak berdasar terkait pencegahan hama dan penyakit.

KEYWORD :

Polemik China Taiwan Insentif Taiwan Presiden Lai Ching-te Partai Kuomintang




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :