Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: REUTERS)
Jakarta, Jurnas.com - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa akan terus memerangi Teheran dan proksi regionalnya di tengah kesepakatan gencatan senjata AS dan Iran.
Hal ini disampaikannya sebagai respons Netanyahu atas pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang melemparkan komentar tentang gencatan senjata AS-Iran.
"Israel, di bawah kepemimpinan saya, akan terus memerangi rezim teror Iran dan proksinya, tidak seperti Erdogan yang mengakomodasi mereka dan membantai warga Kurdi-nya sendiri," kata Netanyahu di X, mengutip Arabnews pada Minggu (12/4).
Tak lama setelah Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata awal pekan ini, Erdogan memperingatkan Presiden AS Donald Trump tentang "kemungkinan provokasi dan sabotase" yang dapat merusak kesepakatan tersebut, tanpa menyebutkan siapa yang mungkin mengancam kesepakatan itu.
Selama percakapan teleponnya dengan Trump, Erdogan juga mendesak agar gencatan senjata “tidak dikompromikan dalam keadaan apa pun,” dan mengatakan Turki akan menawarkan dukungan penuh untuk memastikan hal tersebut.
Turki, meskipun merupakan kritikus keras Israel, bergabung dalam upaya diplomatik dengan Mesir dan Pakistan untuk mencapai gencatan senjata dalam konflik tersebut.
Kemudian pada Sabtu, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz juga mengecam Erdogan di X, menyebutnya sebagai “macan kertas.”
Erdogan "yang tidak menanggapi serangan rudal dari Iran ke wilayah Turki dan telah terbukti sebagai macan kertas, kini melarikan diri ke ranah antisemitisme dan menyerukan pengadilan sandiwara di Turki terhadap kepemimpinan politik dan militer Israel."
"Sungguh absurd. Seorang anggota Ikhwanul Muslimin, yang membantai Kurdi, menuduh Israel-yang membela diri terhadap sekutu Hamas-nya melakukan genosida."
"Israel akan terus membela diri dengan kekuatan dan tekad-dan dia sebaiknya tetap diam."
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Benjamin Netanyahu Recep Tayyip Erdogan Iran Israel


























