Sabtu, 11/04/2026 23:31 WIB

TKA SMP Disambut Baik, Siswa Mengaku Soal Mudah dan Menyenangkan





TKA jenjang SMP yang telah berlangsung selama sepekan menghadirkan beragam pengalaman positif dari peserta didik di berbagai daerah.

Program Kemendikdasmen, Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMP (Foto: Humas Kemendikdasmen)

Jakarta, Jurnas.com - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP yang telah berlangsung selama sepekan menghadirkan beragam pengalaman positif dari peserta didik di berbagai daerah.

Mengusung semangat “Jujur dan Gembira”, para siswa menunjukkan antusiasme, kesiapan, serta kepercayaan diri dalam mengikuti asesmen ini.

Antusiasme tinggi terlihat di berbagai wilayah, termasuk di Provinsi Papua. Di SMP Negeri 1 Sentani, sebanyak 296 peserta tercatat mengikuti TKA dengan tingkat kehadiran mencapai 100 persen.

Salah satu peserta, Gloria El A.K. Joteni, mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti TKA terasa menyenangkan meskipun sempat diliputi rasa gugup di awal.

“Awalnya saya sedikit gugup, tapi setelah mulai mengerjakan ternyata soal-soal TKA tidak sesulit yang dibayangkan. Sebelum TKA, kami rutin mengerjakan soal latihan dan melakukan pendalaman materi,” ujar Gloria.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh siswa di SMP Negeri 239 Jakarta. Arya Dwi Putra, siswa kelas IX, menilai TKA sebagai pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna dalam mengukur kemampuan akademiknya. “Setelah mengikuti TKA, saya merasa sangat senang dan semangat. TKA bukan sekadar tes, tetapi menjadi cara untuk mengetahui sejauh mana kemampuan saya dalam bidang akademik,” ungkap Arya.

Sementara itu, Jihan, siswa SMP Negeri 239 Jakarta lainnya, menyampaikan bahwa TKA memberikan manfaat dalam menambah wawasan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak. Ia juga menilai bahwa soal yang diujikan masih selaras dengan materi yang telah dipelajari di sekolah.

“Saya sangat senang mengikuti TKA ini karena dapat menambah pengetahuan. Soalnya juga sesuai dengan yang dipelajari, sehingga bisa dikerjakan dengan baik,” tuturnya.

Di Kota Cimahi, Jawa Barat, antusiasme peserta juga tercermin dari tingginya tingkat kehadiran yang mendekati 100 persen di berbagai satuan pendidikan. Pelaksanaan TKA berjalan tertib dengan dukungan proktor, teknisi, dan pengawas yang menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Metode pelaksanaan dilakukan secara daring, dengan penyesuaian semi-daring pada jenjang SLB untuk mengakomodasi kebutuhan peserta didik.

Para siswa di Cimahi pun mengaku dapat mengikuti ujian dengan baik. Rayhan, siswa SMP Negeri 4 Cimahi, menyampaikan bahwa dirinya tidak mengalami kesulitan berarti dalam mengerjakan soal.

“Soal TKA sangat mudah, apalagi kalau membacanya lebih teliti,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Zafiar yang menilai pelaksanaan TKA berjalan lancar dan soal yang diberikan masih relevan dengan materi pembelajaran sebelumnya.

“Alhamdulillah pelaksanaannya lancar. Soalnya diangkat dari materi kelas sebelumnya, waktunya cukup, dan bisa dipahami jika dibaca dengan teliti serta diperdalam,” ungkapnya.

Ketenangan, kesiapan, dan rasa percaya diri menjadi kunci bagi para peserta didik dalam menghadapi TKA. Mereka mengerjakan soal tanpa rasa takut maupun ragu, serta mampu menjaga fokus selama waktu pengerjaan. Harapan untuk memperoleh hasil terbaik juga menjadi motivasi bagi para siswa dalam menempuh jenjang pendidikan selanjutnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan TKA tidak hanya menjadi sarana pengukuran capaian belajar, tetapi juga memberikan pengalaman positif yang mendorong semangat belajar siswa.

Antusiasme yang ditunjukkan peserta didik dari berbagai daerah menjadi indikator bahwa TKA dapat diterima dengan baik serta memberikan dampak konstruktif dalam proses pembelajaran di Indonesia.

KEYWORD :

Tes Kemampuan Akademik TKA SMP Program Kemendikdasmen




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :