Jum'at, 10/04/2026 00:24 WIB

Wamendikdasmen Tekankan Urgensi Bahasa Asing Jadi Modal Kerja Lulusan SMK





Wamen Fajar menekankan bahwa penguasaan bahasa asing bertujuan untuk menjawab besarnya peluang lulusan SMK untuk mampu bersaing di pasar kerja internasional.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Fajar Riza Ul Haq (Foto: Ist/Kemendikdasmen)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, terus menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

Komitmen tersebut dihadirkan melalui acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Kompetensi dan Sertifikasi Bahasa Asing Murid SMK tahun 2026, yang secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, di Tangerang, Banten, pada Selasa (7/4).

Dalam sambutannya, Wamen Fajar menyoroti pentingnya perubahan paradigma bagi siswa SMK agar mampu bersaing di kancah internasional.

"Tahun ini, Kemendikdasmen memberikan anggaran bantuan bagi SMK sebanyak lebih dari Rp112,5 milliar untuk sertifikasi kompetensi murid SMK dan 75 milliar untuk sertifikasi bahasa asing bagi murid SMK sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah kepada pendidikan vokasi di tengah krisis global. Langkah ini diambil guna memastikan peserta didik SMK memiliki modal kuat untuk masuk ke dunia kerja yang kian dinamis," ujar Wamen Fajar.

Terkait dengan Bimtek Bantuan Pemerintah, Wamen Fajar menekankan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya Kemendikdasmen untuk menjawab besarnya peluang lulusan SMK untuk mampu bersaing di pasar kerja internasional. Kemendikdasmen ingin mendorong program simplifikasi bahasa asing dan penguatan kompetensi teknis agar lulusan SMK dapat masuk ke dalam rantai pasok talenta global.

“Boleh kita bekerja di kampung halaman, di desa, atau di daerah manapun, tetapi cara pandangnya harus dengan paradigma global. Kita ingin peserta didik SMK memiliki hard skill dan soft skill yang kuat, mentalitas yang kompetitif, dan kemampuan adaptasi yang cepat,” kata dia.

Mengakhiri sambutannya, Wamen Fajar berharap lembaga pendidikan SMK dapat menjadi sebuah ekosistem yang membangun budaya produktif dan semangat belajar yang cepat.

“Selain bekerja sebagai tenaga migran formal, lulusan SMK juga didorong untuk memperkuat lapisan kelas menengah Indonesia melalui jalur kewirausahaan. Karena itu, penting untuk memberikan pengakuan kompetensi dan kemampuan bahasa asing dalam sebuah sertifikasi,” Wamen Fajar menambahkan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menuturkan bahwa optimalisasi potensi lulusan SMK menjadi sebuah keharusan di tengah dinamika geopolitik dan ketimpangan suplai tenaga kerja global. Lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki ketrampilan vokasional, namun juga karakter unggul dan kemampuan adaptasi yang tinggi.

“Pemerintah menyoroti bahwa penguasaan bahasa asing merupakan kunci utama bagi lulusan SMK untuk menembus pasar global. Tahun ini, Kemendikdasmen mengalokasikan bantuan sertifikasi bahasa asing dengan pendekatan yang mencakup bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya seperti Jepang, Prancis, Mandarin, serta bahasa Jerman,” kata Dirjen Tatang.

Dirjen Tatang menambahkan, bantuan yang diberikan pada 2026 menargetkan jangkauan yang lebih luas dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 100 ribu peserta. Dijelaskannya bahwa jangkauan tersebut meningkat hingga 250 ribu siswa agar representasi lulusan SMK yang kompeten dalam segi bahasa asing dan kompetensi kejuruan agar merata dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini juga menjadi forum bagi para kepala sekolah untuk menyelaraskan teknis dan memastikan pelaksanaan bantuan sesuai standar. Masing-masing peserta juga dapat berbagi praktik baik agar terus menciptakan lulusan SMK yang hebat. Dengan begitu, lulusan SMK dapat mengisi posisi-posisi strategis di sektor industri global serta berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dirjen Tatang.

KEYWORD :

Lulusan SMK Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq Penguasaan Bahasa Asing




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :