Jum'at, 03/04/2026 16:58 WIB

Menhan AS Mendadak Copot Kepala Staf Angkatan Darat, Ada Apa?





Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, meminta Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Randy George, mengundurkan diri menurut laporan Pentagon.

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth di Capitol Hill di Washington (Foto: REUTERS)

Washington, Jurnas.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), Pete Hegseth, meminta Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Randy George, mengundurkan diri menurut laporan Pentagon.

Langkah ini diambil setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan tentang eskalasi militer terhadap Iran, dan menjelang operasi perang darat yang mengerahkan marinir dan pasukan terjun payung.

"George akan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Staf Angkatan Darat ke-41 mulai berlaku segera," kata juru bicara Pentagon, Sean Parnell dikutip dari Reuters pada Jumat (3/4).

"Departemen Perang berterima kasih atas pengabdian Jenderal George selama puluhan tahun kepada bangsa kita. Kami mendoakan yang terbaik untuk masa pensiunnya," dia menambahkan.

Selain Randy George, menurut juru bicara Departemen Pertahanan, dua jenderal Angkatan Darat lainnya juga dicopot dari jabatannya.

Diketahui, Jenderal George merupakan seorang perwira infanteri karier dan lulusan West Point. Dia mengambil alih jabatan sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada 2023 setelah menjabat sebagai wakil kepala dan sebagai asisten militer senior untuk Menteri Pertahanan Presiden Joe Biden saat itu, Lloyd Austin.

Hingga hari ini, Jenderal George belum membuat pernyataan publik apapun tentang operasi di Iran atau pasukan darat yang dikirim ke wilayah tersebut.

Pemecatan Jenderal George di tengah perang yang sedang berlangsung melawan Iran mirip dengan keputusan mantan Menteri Pertahanan Donald Rumsfeld yang menyingkirkan Jenderal Eric Shinseki pada 2003, karena berselisih mengenai jumlah pasukan yang dibutuhkan untuk perang di Irak.

Jenderal Shinseki, mantan kepala staf Angkatan Darat, mengatakan bahwa AS perlu menempatkan 200.000 hingga 300.000 tentara AS di Irak untuk mengamankan negara tersebut.

KEYWORD :

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Randy George




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :