Koordinator Tetap PBB di Kenya, Garry Conille (Foto: Reuters)
Port Au Prince, Jurnas.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjuk mantan Perdana Menteri Haiti, Garry Conille, untuk menjabat sebagai Koordinator Tetap PBB di Kenya.
Penunjukan ini cukup menarik. Pasalnya, selama masa jabatan periode kedua Conille sebagai perdana menteri selama enam bulan pada 2024, militer Kenya atas dukungan PBB turut membantu polisi Haiti memulihkan konflik kekerasan dengan geng bersenjata.
Dikutip dari Reuters pada Kamis 92/4), Kenya memimpin pasukan awal, yang kemudian direstrukturisasi menjadi Pasukan Penindasan Geng.
Pihak berwenang di Republik Dominika, mengatakan bahwa pasukan Kenya diperkirakan akan ditarik secara bertahap seiring dengan digantikan oleh pasukan dari negara lain.
Kurang dari 1.000 tentara yang sebagian besar terdiri dari warga Kenya, berada di Haiti pada awal tahun ini. Pasukan tersebut menargetkan sekitar 5.500 tentara pada musim panas, tetapi hanya sedikit negara yang berkomitmen untuk mengirimkan pasukan.
Sementara itu, geng-geng tersebut telah membentuk aliansi luas yang telah memperkuat kendali atas sebagian besar ibu kota Port-au-Prince, dan memperluas jangkauan mereka ke sebagian besar wilayah pedesaan dan Haiti tengah.
Conille digantikan oleh Alix Didier Fils-Aime, yang memperoleh kekuasaan eksekutif penuh dari dewan penguasa negara saat itu pada Februari.
Conille juga menjabat sebagai perdana menteri selama empat bulan di awal tahun 2010-an. Dalam kedua kasus tersebut, dia mengakhiri masa jabatannya di tengah perselisihan politik di antara para pemimpin negara.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
PM Haiti Garry Conille Koordinator Tetap PBB Perwakilan Kenya























