NASA resmi meluncurkan misi Artemis II dalam sebuah peluncuran bersejarah dari Kennedy Space Center (Foto: NASA)
Jakarta, Jurnas.com - NASA resmi meluncurkan misi Artemis II dalam sebuah peluncuran bersejarah dari Kennedy Space Center. Misi ini menandai kembalinya manusia menuju lingkungan Bulan untuk pertama kalinya dalam lebih dari 50 tahun.
Roket Space Launch System (SLS) lepas landas pada 1 April pukul 18.35 waktu setempat, membawa empat astronaut menuju luar angkasa dengan kapsul Orion spacecraft.
Keempat astronaut tersebut adalah komandan Reid Wiseman, pilot Victor Glover, serta spesialis misi Christina Koch dan Jeremy Hansen. Mereka kini menjadi manusia pertama yang kembali menuju Bulan sejak era Apollo 17 mission.
Peluncuran ini menjadi salah satu jendela terakhir sebelum tenggat misi NASA pada 30 April. Meski sempat mengalami berbagai penundaan dalam beberapa bulan terakhir, peluncuran berlangsung lancar tanpa kendala berarti.
Ratusan ribu orang memadati wilayah pesisir Florida untuk menyaksikan langsung momen bersejarah ini, sementara jutaan lainnya mengikuti siaran langsung NASA dari seluruh dunia.
Misi Artemis II akan berlangsung selama 10 hari, membawa para astronaut mengelilingi sisi jauh Bulan sebelum kembali ke Bumi. Dalam perjalanan ini, mereka akan terbang lebih jauh dan lebih cepat dibanding manusia sebelumnya.
Misi ini juga mencetak sejumlah rekor penting di antaranya adalah Christina Koch menjadi perempuan pertama yang melampaui orbit rendah Bumi dan menuju lingkungan Bulan.
Rekor penting lainnya adalah Victor Glover menjadi astronaut kulit hitam pertama yang mencapai wilayah tersebut; Jeremy Hansen menjadi astronaut non-Amerika pertama yang menuju Bulan; dan Reid Wiseman menjadi astronaut tertua yang menuju Bulan pada usia 50 tahun.
Diketahui, dalam beberapa bulan terakhir, tim Artemis II sempat menghadapi kendala teknis, termasuk kebocoran hidrogen saat uji pengisian bahan bakar pada 3 Februari, serta masalah aliran helium yang memaksa roket diperbaiki.
Namun pada peluncuran kali ini, pengisian lebih dari 700.000 galon bahan bakar kriogenik berjalan lancar tanpa masalah berarti.
Proses hitung mundur juga berlangsung mulus. Kru tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 waktu setempat, mengenakan pakaian antariksa di Launch Complex 39B, dan memasuki kapsul Orion pada pukul 14.31.
Tim peluncuran sempat menghadapi masalah pada sistem Flight Termination System (FTS), namun berhasil diatasi dengan menggunakan peralatan lama dari program pesawat ulang-alik.
Cuaca sempat diwarnai awan dan hujan ringan, tetapi tidak mengganggu peluncuran karena kecepatan angin masih dalam batas aman.
Peluncuran ini menjadi langkah awal dari rangkaian misi besar NASA untuk eksplorasi Bulan. Artemis II difokuskan pada pengujian sistem dan persiapan sebelum misi pendaratan manusia di permukaan Bulan yang direncanakan paling cepat pada 2028.
Selain itu, misi ini juga memberi kesempatan bagi NASA untuk mempelajari dampak perjalanan luar angkasa jarak jauh terhadap tubuh manusia.
NASA akan menyiarkan perkembangan misi secara langsung melalui kanal YouTube mereka, termasuk komunikasi dengan astronaut dan laporan harian selama perjalanan. (*)
Sumber: NASA, Live Science
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Misi Artemis II Manusia ke Bulan Artemis II NASA

























