Kamis, 02/04/2026 04:11 WIB

Sejarah dan Makna di Balik Peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia





Hari Peduli Autisme Sedunia atau World Autism Awareness Day diperingati setiap tanggal 2 April oleh seluruh negara anggota PBB.

Ilustrasi - ini sejarah dan makna di balik peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia (Foto: Thinkstock)

Jakarta, Jurnas.com - Hari Peduli Autisme Sedunia atau World Autism Awareness Day diperingati setiap tanggal 2 April oleh seluruh negara anggota PBB.

Peringatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah gerakan global untuk meningkatkan kesadaran terhadap gangguan spektrum autisme.

Melalui hari ini, masyarakat dunia diajak untuk memberikan dukungan penuh terhadap inklusi dan penerimaan individu autistik.

Sejarah peringatan ini bermula dari usulan resmi yang diajukan oleh negara Qatar kepada Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pada tanggal 18 Desember 2007, PBB secara resmi menetapkan Resolusi 62/139 yang mengukuhkan 2 April sebagai hari peringatan internasional. Keputusan ini diambil karena jumlah penyandang autisme yang terus meningkat secara signifikan di seluruh belahan dunia.

Penetapan ini didasari oleh keinginan PBB untuk mempromosikan hak-hak asasi manusia bagi semua orang, termasuk penyandang disabilitas.

Tujuannya adalah untuk menghapus stigma negatif serta diskriminasi yang sering dialami oleh individu dengan spektrum autisme.

Fokus utamanya adalah memastikan mereka mendapatkan akses pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan yang setara dengan warga dunia lainnya.

Setiap tahunnya, PBB mengusung tema-tema khusus yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan para penyandang autisme.

Misalnya, fokus pada transisi menuju kedewasaan, penggunaan teknologi pendukung, hingga pemberdayaan hak-hak mereka di lingkungan kerja. Salah satu aksi global yang ikonik adalah kampanye Light It Up Blue, di mana gedung-gedung ikonik dunia menyala dengan cahaya biru.

Hingga saat ini, 2 April 2026 terus menjadi pengingat bahwa autisme bukanlah sebuah penyakit yang harus disembuhkan. Autisme dipandang sebagai variasi neurologis yang memperkaya keragaman manusia di Bumi ini secara luas.

Kesadaran global diharapkan terus tumbuh agar setiap individu autistik dapat menjalani kehidupan yang mandiri, bermartabat, dan penuh prestasi.

KEYWORD :

2 April Kalender Peringatan Hari Besar Hari Peduli Autisme Sedunia




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :