Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio (Foto via REUTERS)
Washington, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengatakan bahwa Washington telah melihat garis akhir dari perang melawan Iran, yang kini sudah memasuki pekan kelima.
"Kita bisa melihat garis finis. Bukan hari ini, bukan besok, tapi itu akan datang," kata Rubio kepada Fox sebagaimana dikutip dari Reuters pada Rabu (1/4).
Perang dimulai pada 28 Februari ketika AS dan Israel menyerang Iran. Teheran merespons dengan melancarkan serangannya sendiri terhadap Israel dan negara-negara Teluk yang memiliki pangkalan AS.
Serangan gabungan AS-Israel di Iran dan serangan Israel di Lebanon telah menewaskan ribuan orang dan menyebabkan jutaan orang mengungsi. Perang ini juga telah menaikkan harga minyak dan mengguncang pasar global.
Rubio mengatakan bahwa ada pertukaran pesan antara Iran dan AS, dan sudah ada potensi untuk mengadakan pertemuan langsung di masa mendatang di antara kedua belah pihak.
"Ada pesan yang dipertukarkan, ada pembicaraan yang sedang berlangsung. Ada potensi untuk pertemuan langsung di kemudian hari," ujar dia.
Presiden AS Donald Trump pada Selasa (31/3) kemarin mengatakan bahwa AS dapat mengakhiri operasi militernya dalam waktu dua hingga tiga minggu. Rubio juga memastikan Washington harus meninjau kembali hubungannya dengan aliansi militer NATO setelah perang Iran.
"Apakah aliansi yang telah melayani negara ini dengan baik selama beberapa waktu masih memenuhi tujuan tersebut, ataukah sekarang telah menjadi jalan satu arah di mana Amerika hanya berada dalam posisi untuk membela Eropa," kata Rubio.
"Tetapi ketika kita membutuhkan bantuan sekutu kita, mereka akan menolak hak kita untuk membangun pangkalan militer, dan mereka akan menolak izin penerbangan di atas wilayah mereka," dia menambahkan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Perang AS vs Iran Menlu AS Marco Rubio Konflik Timur Tengah


























