Senin, 30/03/2026 21:00 WIB

Krisis Migas Global, Mendikdasmen Ajak Siswa Jalan Kaki ke Sekolah





Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti mengimbau siswa dan guru berjalan kaki ke sekolah, di tengah krisis migas global.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti (Foto: Muti/Jurnas.com)

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti mengimbau siswa dan guru berjalan kaki ke sekolah, di tengah krisis minyak dan gas (migas) global imbas konflik di Timur Tengah.

Imbauan ini ditekankan bagi siswa dan guru yang bertempat tinggal tidak jauh dari satuan pendidikan. Dengan berjalan kaki maupun naik sepeda diharapkan dapat menghemat penggunaan bahan bakar.

"Kalau yang rumahnya dekat dari sekolah, kalau memang kira-kira aman dan nyaman, saya kira tidak ada salahnya jalan kaki misalnya kan, atau kembali kepada kebiasaan bersepeda," ujar Menteri Mu`ti dalam kegiatan Halal bi Halal di kantor Kemdikdasmen, Jakarta pada Senin (30/3).

Kebiasaan berjalan kaki atau bersepeda, lanjut Menteri Mu`ti, sudah pernah dipraktikkan siswa dan guru ketika adanya pembatasan akibat pandemi Covid-19 selama periode 2020-2022.

"Kenapa kebiasaan itu enggak kita juga lanjutkan lagi (seperti masa Covid-19)? Itu kan sehat dan juga bisa hemat energi dan bersih lingkungan," dia menambahkan.

Adapun bagi siswa dan guru membutuhkan transportasi bermotor untuk mencapai sekolah, Mendikdasmen mengimbau mereka memaksimalkan transportasi umum alih-alih kendaraan pribadi.

Penggunaan transportasi umum menurut Mendikdasmen juga bisa melecut pemerintah daerah agar melakukan pembenahan.

"Ini menjadi tantangan bagi pemerintah daerah di mana pun untuk memperbaiki sarana transportasi umum sehingga anak-anak kita ini bisa berangkat ke sekolah dengan menggunakan transportasi umum itu kan lebih himat energi, juga bisa mengurangi polusi," ujar dia.

KEYWORD :

Krisis Migas Mendikdasmen Abdul Mu`ti Sekolah Jalan Kaki




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :