Jum'at, 20/03/2026 14:17 WIB

Kompolnas: Mudik 2026 Lebih Baik, Teknologi-Komunikasi Publik Jadi Kunci





Salah satu yang meningkat adalah penggunaan teknologi yang jauh maksimal, plus komunikasi publik yang maksimal.

Pemudik saat memadati jalan Tol Trans Jawa.(Foto: Jurnas/Dok Jasa Marga).

Jakarta, Jurnas.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menilai pelaksanaan arus mudik Idul Fitri 1447 H/2026 M oleh jajaran Polri berjalan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong pemanfaatan teknologi serta komunikasi publik yang dinilai semakin maksimal.

Anggota Kompolnas Choirul Anam mengatakan pihaknya melakukan pemantauan langsung dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di sejumlah titik.

“Kami melakukan pemantauan arus mudik dalam Operasi Ketupat. Seperti di Jawa Barat, saya ke titik-titik rawan macet dan melihat bagaimana tata kelola arus mudik dengan mobilisasi besar bisa dikelola dengan baik,” kata Anam di Jakarta, Jumat (20/3).

Salah satu titik yang dipantau adalah KM57 jalur pantura, lokasi strategis pengaturan arus lalu lintas oleh kepolisian.

Menurut Anam, peningkatan paling terasa ada pada penggunaan teknologi serta penyampaian informasi ke publik yang lebih efektif.

“Salah satu yang meningkat adalah penggunaan teknologi yang jauh maksimal, plus komunikasi publik yang maksimal,” ujarnya.

Ia mencontohkan, informasi terkait rekayasa lalu lintas seperti sistem one way maupun contraflow kini dapat tersampaikan lebih cepat dan akurat kepada masyarakat.

“Seperti one way kapan diberlakukan, itu sekarang lebih jelas dan lebih baik,” katanya.

Tak hanya itu, Kompolnas juga mencatat tren positif dari sisi keselamatan. Berdasarkan pemantauan di tiga lokasi di Jawa Barat, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan signifikan dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Membandingkan tanggal dan waktu yang sama, angka kecelakaan turun. Bahkan ada yang sampai 50 persen dan 90 persen di beberapa titik,” ungkapnya.

Di sisi pelayanan, Kompolnas juga menemukan inovasi menarik di wilayah Polres Cimahi, Padalarang, Jawa Barat. Pos pelayanan mudik di lokasi tersebut mengusung konsep ramah anak dengan desain unik bernuansa Transformer.

Menurut Anam, pendekatan ini menjadi terobosan penting karena mudik identik dengan perjalanan keluarga, termasuk anak-anak yang rentan lelah dan bosan.

“Pos itu dibuat menarik untuk anak-anak. Ini penting karena mudik itu satu keluarga, dan anak-anak juga butuh kenyamanan. Dengan konsep seperti ini, suasana jadi lebih menghibur,” jelasnya.

Ia menegaskan, inovasi tersebut menunjukkan adanya peningkatan kualitas layanan mudik oleh Polri, tidak hanya dari sisi pengaturan lalu lintas, tetapi juga aspek humanis, termasuk pelayanan ramah anak.

“Ini menunjukkan ada perkembangan dalam layanan mudik, termasuk dimensi pelayanan yang lebih ramah bagi masyarakat,” tutupnya.

 

 

 

KEYWORD :

Anggota Kompolnas Choirul Anam arus mudik Lebaran 2026 Operasi Ketupat




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :