Kamis, 19/03/2026 11:27 WIB

Menko AHY Cek Layanan Mudik, Klaim Potensi Risiko Telah Dimitigasi





Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, AHY meninjau kesiapan layanan transportasi kereta api di Stasiun.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau kesiapan layanan transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3).

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninjau kesiapan layanan transportasi kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (17/3).

AHY meninjau langsung layanan mudik kereta api untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi dalam menghadapi lonjakan penumpang selama masa mudik Lebaran 2026.

AHY bersama jajaran Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) turut melepas keberangkatan Kereta Gaya Baru Malam Selatan dari Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Gubeng, Surabaya.

Pada kesempatan itu, AHY mengatakan, pemerintah telah menyiapkan upaya mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan perjalanan selama momen perayaan Nyepi dan Idul Fitri 2026. Bahkan mitigasi tersebut sudah termasuk untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan bencana alam di sejumlah titik rawan.

"Kita berharap transportasi multimoda pada masa Lebaran ini dapat dipersiapkan sebaik mungkin. Berbagai potensi risiko juga telah dimitigasi, termasuk kesiapan tim di sejumlah titik dengan tingkat kerawanan tinggi agar apabila terjadi gangguan dapat segera ditangani," kata AHY dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3).

Berdasarkan pemaparan PT KAI, jumlah perjalanan kereta api yang disiapkan pada masa angkutan Lebaran tahun ini meningkat sekitar 2,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Total sekitar 49.886 perjalanan kereta api untuk layanan jarak jauh maupun lokal.

Selain itu, diperkirakan sekitar 5 juta penumpang akan menggunakan transportasi kereta api selama periode angkutan Lebaran. Khusus di Stasiun Pasar Senen, jumlah penumpang harian diperkirakan mencapai sekitar 24 ribu orang, meningkat dibandingkan hari biasa yang berkisar antara 12 hingga 15 ribu penumpang.

AHY menegaskan pemerintah terus mendorong peningkatan akses transportasi bagi masyarakat selama masa mudik, termasuk melalui kebijakan diskon tiket kereta api.

"Sesuai arahan Presiden, pemerintah berupaya meningkatkan akses transportasi bagi masyarakat selama mudik Lebaran, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui PT KAI diberikan diskon tiket hingga 30 persen dengan target sekitar 1,2 juta penumpang," jelasnya.

Selain program diskon tiket, pemerintah juga menjalankan sejumlah program dukungan lainnya seperti program mudik gratis serta program motor gratis (motis) yang memungkinkan masyarakat mengangkut sepeda motor menggunakan kereta api menuju kampung halaman.

AHY menekankan peningkatan kualitas layanan transportasi tidak hanya berkaitan dengan kesiapan infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dia menambahkan penguatan transportasi kereta api juga menjadi bagian penting dalam upaya mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya selama periode mudik Lebaran.

"Selain menyiapkan infrastruktur fisik, pelayanan kepada masyarakat juga harus terus ditingkatkan secara humanis dan menyenangkan. Perjalanan mudik bukan hanya perjalanan fisik, melainkan perjalanan hati menuju kampung halaman," tutupnya.

KEYWORD :

Menko AHY Agus Harimurti Yudhoyono Layanan Mudik Kereta Api Potensi Risiko Telah Dimitigasi




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :