Selasa, 17/03/2026 02:00 WIB

Lebaran 2026, KKP: Stok Ikan Aman, Pelabuhan Tetap Beroperasi





KKP memberikan jaminan bahwa operasional pelabuhan perikanan di berbagai penjuru tanah air akan tetap berfungsi normal sepanjang libur Lebaran 2026.

Pekerja memindahkan ikan tuna kualitas ekspor di salah satu unit pengolahan ikan di kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Maluku Utara (Foto: Ant/Andri Saputra/rwa)

Jakarta, Jurnas.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan jaminan bahwa operasional pelabuhan perikanan di berbagai penjuru tanah air akan tetap berfungsi normal sepanjang libur Lebaran 2026.

Langkah ini diambil guna memastikan pasokan ikan bagi masyarakat tetap stabil selama perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, menjelaskan bahwa proses pendaratan hingga distribusi hasil laut akan terus dikawal meskipun banyak nelayan yang melakukan mudik.

Dinamika di pelabuhan perikanan terpantau meningkat drastis mendekati hari raya. Menurut Latif, terjadi pergerakan dua arah di mana sebagian nelayan bersiap pulang, sementara yang lain justru mengejar tangkapan terakhir sebelum libur panjang dimulai.

“Sebagian nelayan bersiap kembali ke daerah asal, sebagian lainnya memanfaatkan momentum sebelum libur panjang untuk melakukan aktivitas penangkapan maupun pendaratan ikan,” ujar dia.

Guna memastikan semua berjalan tanpa kendala, KKP telah menginstruksikan pelaksanaan apel siaga di setiap pelabuhan.

Fokus utama instansi ini mencakup tiga hal krusial: menjamin keamanan fasilitas dari risiko kebakaran, menjaga mutu pelayanan publik, serta akurasi pendataan untuk optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Tim terpadu pengamanan pelabuhan perikanan harus selalu siaga, syahbandar di pelabuhan perikanan harus mampu memastikan pengawasan keselamatan pelayaran dan ketertiban di dermaga berjalan disiplin,” katanya.

Selain aspek pelayanan, pencegahan insiden kebakaran menjadi prioritas tinggi. Latif memerintahkan pengaturan jarak antar kapal saat bersandar serta pengawasan ketat terhadap kegiatan teknis yang berisiko, seperti pengelasan di area dermaga.

KKP juga memperkuat sinergi dengan Polairud dan TNI AL untuk menjaga stabilitas di kawasan vital pelabuhan.

“Bola ada di kaki pemain kami. Seharusnya bola dibuang ke belakang atau keluar lapangan, tetapi justru dimasukkan kembali ke duel. Dari situ mereka melakukan serangan balik empat lawan tiga dan akhirnya mencetak gol,” ujarnya.

Melalui kerja sama dengan asosiasi nelayan dan kelompok masyarakat lokal, KKP optimistis sistem pengawasan berbasis komunitas dapat menjaga keamanan pelabuhan perikanan selama masa libur lebaran tahun ini. (ant)

KEYWORD :

Kementerian KKP Mudik Lebaran Pelabuhan Perikanan Stok Ikan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :