Selasa, 03/03/2026 16:35 WIB

Doa yang Dianjurkan saat Gerhana Bulan Total Jelang Pertengahan Ramadan





Gerhana Bulan Total atau Blood Moon akan menghiasi langit pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 H atau menjelang malam 14 Ramadan

Ilustrasi sedang berdoa (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Gerhana Bulan Total atau Blood Moon akan menghiasi langit pada Selasa, 3 Maret 2026, bertepatan dengan 13 Ramadan 1447 H atau menjelang malam 14 Ramadan. Fenomena ini bukan hanya peristiwa astronomi langka, tetapi juga momentum spiritual yang dianjurkan untuk diisi dengan doa dan ibadah.

Secara ilmiah, badan antariksa Amerika Serikat, NASA, menjelaskan bahwa gerhana bulan total terjadi ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangan Bumi menutupi seluruh permukaan Bulan. Akibatnya, Bulan tampak merah tembaga karena pembiasan cahaya Matahari oleh atmosfer Bumi.

Namun dalam perspektif Islam, gerhana bukan sekadar fenomena langit. Dikutip dari berbagai sumber, Rasulullah SAW menegaskan bahwa gerhana adalah tanda kebesaran Allah SWT, bukan pertanda kematian atau kelahiran seseorang.

Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari disebutkan:

“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat, dan bersedekahlah.”

Karena itu, saat Gerhana Bulan Total terjadi di pertengahan Ramadan, umat Islam dianjurkan melaksanakan Salat Khusuf (salat gerhana), memperbanyak dzikir, istighfar, serta memanjatkan doa perlindungan dan ampunan.

Berikut doa-doa yang dianjurkan saat gerhana bulan.

Doa memuji kebesaran Allah SWT:

الحمد لله حمداً دائمًا طاهراً طيباً مباركاً فيه.. ملء السماوات وملء الأرض.. وملء ما بينهما.. وملء ما شئت من شيء بعد.. أحق ما قال العبد.. وكُلُنا لَكَ عبد

Artinya: “Segala puji bagi Allah, pujian murni, baik, dan diberkati-Nya. Yang memenuhi langit dan bumi serta memenuhi apa yang ada di antara keduanya dan memenuhi apa pun yang Engkau kehendaki. Engkaulah yang paling berhak menerima pujian, dan kami semua adalah hamba-Mu.”

Doa memohon perlindungan dan keselamatan:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ وَالسَّلَامَةِ وَالإِسْلَامِ. هِلَالُ خَيْرٍ وَرُشْدٍ

Artinya: “Ya Allah, terangkanlah bulan ini di atas kami dengan keamanan, iman, keselamatan, dan Islam. Ini adalah bulan yang membawa kebaikan dan petunjuk.”

Dzikir untuk mengagungkan Allah SWT:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Maha Suci Allah. Segala puji bagi Allah. Tiada Tuhan selain Allah. Allah Maha Besar.”

Momen gerhana di pertengahan Ramadan menjadi pengingat kuat bahwa seluruh alam semesta tunduk pada kehendak-Nya. Di saat Bulan meredup dan berubah warna, manusia diajak merendahkan diri, memperbanyak doa, dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Gerhana Bulan Total bukan sekadar keajaiban alam, melainkan kesempatan untuk refleksi dan kembali mendekat kepada Sang Pencipta. Terlebih di bulan suci Ramadan, setiap doa dan dzikir menjadi lebih bermakna dan penuh harap akan ampunan serta keberkahan. (*)

KEYWORD :

Bacaan Doa Gerhana Bulan Total Pertengahan Ramadan 3 Maret Blood Moon




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :