Ilustrasi - kubis, atau yang biasa dikenal kol (Foto: Hello Sehat)
Jakarta, Jurnas.com - Kubis atau kol sering dianggap sebagai sayuran sederhana yang mudah ditemukan di dapur masyarakat. Namun belakangan, kubis semakin populer di kalangan pelaku pola hidup sehat karena dinilai membantu program penurunan berat badan. Banyak menu diet bahkan menjadikan kubis sebagai bahan utama dalam salad, sup, hingga tumisan rendah kalori.
Secara nutrisi, kubis termasuk makanan rendah kalori tetapi tinggi serat dan air. Dalam porsi sekitar satu mangkuk, kandungan kalorinya relatif kecil, namun mampu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Serat dalam kubis membantu memperlambat proses pencernaan sehingga seseorang tidak cepat lapar. Kondisi ini membuat asupan kalori harian lebih terkontrol tanpa harus merasa tersiksa oleh rasa lapar berlebihan.
Selain itu, kubis juga mendukung metabolisme tubuh. Kandungan vitamin C dan berbagai antioksidan berperan membantu proses pembakaran energi serta menjaga fungsi sel tetap optimal. Saat metabolisme berjalan baik, tubuh lebih efektif menggunakan energi dan tidak mudah menyimpan lemak berlebih.
Inilah alasan kubis sering dimasukkan dalam menu diet sehat, bukan sebagai makanan ajaib, melainkan sebagai pendukung pola makan seimbang.
Meski demikian, ahli gizi mengingatkan bahwa kubis bukanlah satu-satunya penentu keberhasilan diet. Penurunan berat badan tetap bergantung pada keseimbangan antara asupan kalori, aktivitas fisik, serta pola hidup secara keseluruhan. Mengonsumsi kubis tanpa diimbangi pola makan sehat dan olahraga tidak akan memberikan hasil maksimal.
Cara pengolahan juga memengaruhi manfaatnya. Kubis yang dimasak dengan santan, digoreng, atau diberi banyak minyak justru meningkatkan kalori. Sebaliknya, pengolahan dengan cara direbus sebentar, dikukus, atau dijadikan salad akan menjaga kandungan gizinya tetap optimal.
Dengan demikian, kubis memang dapat membantu program diet karena rendah kalori dan tinggi serat. Namun perannya lebih tepat sebagai bagian dari pola makan sehat dan gaya hidup aktif.
Jika dikonsumsi secara seimbang bersama nutrisi lain, kubis dapat menjadi pilihan sederhana untuk mendukung penurunan berat badan secara lebih aman dan berkelanjutan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Berat Badan Sayuran Kubis rendah kalori Tips Kesehatan Vitamin C

























