Senin, 16/02/2026 21:11 WIB

Siklon Gezani Tewaskan 59 Orang di Madagaskar, Belasan Ribu Mengungsi





Sebanyak 59 orang tewas setelah Siklon Gezani menerjang Madagaskar pekan lalu, menurut kantor penanggulangan bencana pada Senin (16/2).

Dampak Siklon Gezani di Madagaskar (Foto: Reuters)

Antananarivo, Jurnas.com - Sebanyak 59 orang tewas setelah Siklon Gezani menerjang Madagaskar pekan lalu, menurut kantor penanggulangan bencana pada Senin (16/2).

Badan Nasional Penanggulangan Risiko dan Bencana (BNGRC) melaporkan siklon tersebut memaksa 16.428 orang mengungsi. Selain itu, 15 orang masih dinyatakan hilang, 804 mengalami luka-luka, dan total 423.986 orang terdampak bencana.

Gezani menghantam Madagaskar hanya 10 hari setelah Siklon Tropis Fytia menewaskan 14 orang dan membuat lebih dari 31.000 orang kehilangan tempat tinggal, berdasarkan data kantor kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Saat mencapai puncaknya, dikutip dari Reuters pada Senin (16/2), Gezani membawa angin berkelanjutan sekitar 185 km per jam, dengan hembusan yang meningkat hingga hampir 270 km per jam, cukup kuat untuk merobek atap seng dan menumbangkan pohon-pohon besar.

Siklon kemudian bergerak ke arah barat melintasi Selat Mozambik, membawa angin kencang serta gelombang laut setinggi hingga 10 meter di wilayah selatan Mozambik, menurut pernyataan layanan meteorologi setempat.

Sistem cuaca tersebut kini berbelok kembali ke arah timur di atas selat, dan prakiraan menunjukkan badai itu akan kembali melingkar menuju Madagaskar, dengan pendaratan kedua diperkirakan terjadi di wilayah barat daya negara itu pada Senin.

Otoritas setempat telah menetapkan distrik Ampanihy di barat daya Madagaskar dalam status siaga merah. Layanan cuaca memperkirakan Gezani akan melintas sekitar 100 km dari garis pantai pada Senin malam, membawa angin sekitar 65 km per jam namun tanpa hujan lebat.

KEYWORD :

Siklon Gezani Madagaskar badai tropis 2026 pengungsi akibat siklon




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :