Rabu, 11/02/2026 13:58 WIB

5 Amalan Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Masuk Bulan Ramadan





Menjelang datangnya bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual.

Ilustrasi - Menyambut bulan suci Ramadan dengan beberapa amalan sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW (Foto: Pexels/PNW Production)

Jakarta, Jurnas.com - Menjelang datangnya bulan Ramadan, umat Islam dianjurkan mempersiapkan diri bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual.

Para ulama menjelaskan bahwa keberkahan Ramadan sangat dipengaruhi oleh kesiapan hati sebelum bulan suci itu tiba. Karena itu, Rasulullah SAW telah memberi teladan melalui berbagai amalan sunnah yang dilakukan pada bulan Sya’ban sebagai masa latihan menuju Ramadan.

Persiapan tersebut penting karena Ramadan adalah bulan ibadah intensif. Tanpa pembiasaan sebelumnya, seseorang sering merasa berat menjalankan puasa, tarawih, maupun membaca Al-Qur`an.

Dengan latihan sejak sebelum Ramadan, tubuh dan jiwa menjadi lebih siap sehingga ibadah dapat dilakukan dengan lebih khusyuk.

Salah satu amalan yang dianjurkan adalah memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban. Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad SAW sangat sering berpuasa pada bulan tersebut.

قالت عائشة رضي الله عنها:
"مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ، وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ" (رواه البخاري ومسلم)

Artinya: “Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan pada bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Amalan kedua adalah memperbanyak istighfar dan taubat. Menjelang Ramadan, seorang Muslim dianjurkan membersihkan hati dari dosa agar memasuki bulan suci dalam keadaan jiwa yang lebih tenang. Allah SWT memerintahkan hamba-Nya untuk memohon ampunan.

قال الله تعالى:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ (النور: ٣١)

Artinya: “Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31).

Selanjutnya, memperbanyak sedekah juga termasuk amalan yang dianjurkan. Sedekah melatih keikhlasan serta kepedulian kepada sesama, sekaligus menjadi pembuka pintu kebaikan di bulan Ramadan. Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang paling dermawan, dan kedermawanannya semakin meningkat menjelang Ramadan.

Selain itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak membaca Al-Qur’an. Bulan Sya’ban sering disebut sebagai masa persiapan karena Ramadan adalah bulan turunnya Al-Qur`an.

Membiasakan tilawah sejak sebelum Ramadan membantu seseorang mencapai target khatam Al-Qur’an ketika bulan suci tiba.

Terakhir, memperbaiki hubungan dengan sesama manusia juga menjadi bagian penting persiapan Ramadan. Meminta maaf, menyelesaikan perselisihan, dan menghindari permusuhan akan membuat ibadah lebih tenang.

Dengan hati yang bersih dan hubungan sosial yang baik, seorang Muslim dapat memasuki Ramadan dengan lebih lapang dan fokus beribadah.

Melalui amalan-amalan sunnah tersebut, seseorang tidak hanya menyambut Ramadan secara seremonial, tetapi benar-benar menyiapkan diri agar mampu meraih keutamaan dan keberkahan bulan suci secara maksimal.

KEYWORD :

Info Keislaman Bulan Puasa Amalan Sunnah Bulan Ramadan Rasulullah SAW




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :