Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi (Foto via REUTERS)
Tokyo, Jurnas.com - Perdana Menteri Jepang sekaligus calon petahana, Sanae Takaichi, berjanji akan membuat Jepang lebih makmur dan lebih aman, termasuk dengan memperketat pemeriksaan imigrasi. Ini disampaikan menjelang pemilu dadakan pada Minggu (8/2) besok.
Survei opini menunjukkan blok berkuasa yang dipimpin Partai Demokrat Liberal (LDP) berpeluang menang besar dalam pemungutan suara, dan mengamankan mayoritas dua pertiga di Majelis Rendah yang sangat berpengaruh.
"Menekan tombol pertumbuhan adalah tugas Kabinet Takaichi. Jepang akan menjadi semakin makmur dan semakin aman," kata Takaichi dalam kampanye yang dihadiri ribuan orang di Tokyo, dikutip dari AFP.
"Ini adalah tahun di mana kami ingin mengubah kecemasan yang dirasakan orang tentang kehidupan mereka saat ini dan masa depan menjadi harapan," dia menambahkan.
Takaichi yang dikenal sangat konservatif, pernah menjadi drummer musik heavy metal saat muda dan mengagumi Margaret Thatcher, menjadi perdana menteri kelima Jepang dalam lima tahun terakhir pada Oktober 2025.
Dia naik ke kursi PM setelah serangkaian kekalahan pemilu yang mengguncang LDP yang dulu sangat dominan, sehingga partai itu kehilangan mayoritas di kedua kamar parlemen.
Di kalangan masyarakat Jepang, terutama generasi muda, Takaichi menikmati tingkat popularitas yang sangat tinggi, bahkan menjadi ikon mode dan figur yang ramai dibicarakan di media sosial.
Pernyataan kerasnya soal imigrasi tampaknya, setidaknya untuk sementara, berhasil memperlambat lonjakan dukungan bagi partai populis `Japanese First` Sanseito, yang tampil kuat dalam pemilu Majelis Tinggi 2025.
"Pemeriksaan imigrasi sudah menjadi sedikit lebih ketat, sehingga teroris dan juga mata-mata industri tidak bisa masuk dengan mudah," ujar Takaichi.
"Kita harus memeriksa dengan benar apakah (orang asing) membayar pajak, apakah mereka membayar premi asuransi kesehatan," kata dia lagi.
Survei menjelang pemilu menunjukkan, meski ada kehati-hatian karena masih banyak pemilih yang belum menentukan pilihan, LDP diperkirakan dengan mudah meraih lebih dari 233 kursi yang dibutuhkan untuk kembali mendapatkan mayoritas.
Bersama mitra koalisinya, Japan Innovation Party (JIP), blok pemerintahan Takaichi bahkan berpeluang meraih mayoritas dua pertiga.
Terakhir kali kondisi itu terjadi adalah pada 2017 di bawah mantan PM Shinzo Abe yang kemudian terbunuh, yang juga dikenal sebagai mentor Takaichi.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
pemilu Jepang 2026 kebijakan imigrasi Jepang PM Sanae Takaichi
























