Ilustrasi - tujuh negara dengan tradisi uniknya dalam merayakan Hari Valentine (Foto: korelimited)
Jakarta, Jurnas.com - Hari Valentine identik dengan cokelat, bunga, dan kartu ucapan. Namun di balik simbol-simbol universal tersebut, perayaan 14 Februari ternyata dirayakan dengan cara yang sangat beragam di berbagai belahan dunia. Setiap negara memiliki tradisi khas yang mencerminkan budaya, nilai sosial, hingga cara masyarakatnya memaknai cinta.
Keunikan tradisi Valentine lintas negara ini menunjukkan bahwa kasih sayang tidak selalu diekspresikan secara romantis.
Di sejumlah tempat, Valentine justru menjadi momentum kebersamaan keluarga, persahabatan, bahkan refleksi diri. Inilah yang membuat Valentine Day tetap relevan dan menarik lintas generasi serta budaya.
Berikut tujuh tradisi Valentine dari berbagai negara yang unik, timeless, dan sarat makna, sekaligus bisa menjadi inspirasi merayakan hari kasih sayang dengan cara berbeda.
1. Jepang: Perempuan Memberi Cokelat
Di Jepang, Valentine dirayakan dengan tradisi unik: perempuan memberikan cokelat kepada laki-laki. Menariknya, cokelat dibedakan menjadi giri choco (tanda kewajiban atau persahabatan) dan honmei choco (ungkapan cinta). Sebulan kemudian, pada White Day, giliran laki-laki membalas pemberian tersebut.
2. Korea Selatan: Valentine Sepanjang Bulan
Berbeda dari negara lain, Korea Selatan merayakan cinta hampir setiap bulan. Selain Valentine Day dan White Day, ada pula Black Day pada April, di mana mereka yang masih lajang berkumpul dan makan mi hitam sebagai simbol kebersamaan tanpa pasangan.
3. Denmark: Surat Cinta Misterius
Di Denmark, Valentine dirayakan dengan mengirim gaekkebrev, yaitu surat cinta anonim berisi puisi jenaka. Jika penerima berhasil menebak pengirimnya, ia akan mendapat hadiah telur Paskah di kemudian hari.
4. Wales: Sendok Cinta Penuh Makna
Tradisi Valentine di Wales dikenal dengan love spoon. Sendok kayu berukir simbol-simbol cinta diberikan sebagai tanda kasih sayang. Setiap ukiran memiliki makna, seperti hati untuk cinta atau kunci sebagai simbol komitmen.
5. Finlandia: Merayakan Persahabatan
Alih-alih fokus pada pasangan, Finlandia merayakan Valentine sebagai Friend’s Day. Orang-orang saling memberi kartu dan hadiah kecil kepada sahabat, menegaskan bahwa kasih sayang tidak terbatas pada hubungan romantis.
6. Filipina: Pernikahan Massal
Valentine di Filipina kerap diwarnai dengan pernikahan massal yang disponsori pemerintah atau lembaga sosial. Ratusan pasangan menikah secara bersamaan sebagai simbol cinta, komitmen, dan kebersamaan sosial.
7. Prancis: Cinta dengan Sentuhan Elegan
Sebagai salah satu negara yang identik dengan romantisme, Prancis merayakan Valentine dengan cara klasik: makan malam romantis, kartu cinta, dan hadiah elegan. Di masa lalu, Prancis bahkan dikenal dengan tradisi lottery of love, meski kini sudah ditinggalkan.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Hari Valentine Tradisi unik tujuh negara 14 Februari


















