Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Rudianto Lallo. (Foto: Dok. Ist)
Jakarta, Jurnas.com - Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar menjadi lembaga antirasuah itu bisa menjaga kepercayaan masyarakat.
Permintaan itu diutarakannya dalam Rapat Kerja Komisi III DPR dengan Ketua KPK Setyo Budiyanto di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (28/1).
“Tentu kita mau KPK hari ini makin dicintai, makin dipercaya masyarakat,” katanya.
Politikus NasDem ini menjelaskan, jika kepercayaan publik menurun, berarti ada hal yang perlu dikoreksi, seperti penanganan kasus yang dipandang pilih-pilih, diskriminatif, atau terkesan melindungi pihak tertentu.
Rudianto mengingatkan, KPK sudah berjalan dua dekade, namun masalah korupsi di Indonesia belum sepenuhnya terselesaikan.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan korupsi tetap menjadi perhatian Presiden Prabowo, yang menyatakan korupsi sebagai musuh negara.
Legislator Dapil Sulsel I itu menyinggung persepsi publik terhadap operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang terkadang dianggap “kasus ecek-ecek” karena nilai barang bukti relatif kecil, misalnya di bawah Rp1 miliar.
Menurut Rudianto, masyarakat mengharapkan KPK menindak kasus korupsi kakap yang berdampak besar bagi negara.
Selain itu, ia menyarankan agar KPK memperkuat komunikasi publik dan transparansi dalam penanganan kasus, sehingga persepsi negatif dapat diminimalkan.
Lebih jauh, dia menegaskan bahwa catatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap KPK agar tetap menjadi pedang keadilan dalam pemberantasan korupsi.
“Kita berharap KPK terus bekerja dengan profesional, menjaga integritas, dan menjawab harapan publik,” tutup Rudianto.
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Warta DPR Rudianto Lallo Komisi III Raker KPK Setya Budiyanto pemberantasan korupsi






















