Minggu, 25/01/2026 19:38 WIB

Papan Interaktif Digital Permudah Siswa Memahami Sains di Kelas





Keberadaan Papan Interaktif Digital dirasakan manfaatnya oleh siswa, terutama dalam pembelajaran sains yang sering sulit dimengerti.

Papan Interaktif Digital membantu siswa tunanetra belajar di kelas (Foto: Ist)

Jakarta, Jurnas.com - Keberadaan Papan Interaktif Digital dirasakan manfaatnya oleh siswa, terutama dalam pembelajaran sains yang sering sulit dimengerti. Dengan visualisasi melalui papan interaktif, siswa dapat melihat dan memahami proses ilmiah secara konkret.

Kepala SMAN 1 Indralaya, Pudyo Laksono, mengatakan bahwa keberadaan papan interaktif ini sangat membantu siswa memahami materi pelajaran yang sebelumnya sulit dibayangkan. Contohnya, saat guru memvisualisasikan Teori Kinetik Gas.

"Terkait teori kinetik gas pada hukum Boyle misalnya, siswa kini tak lagi sekadar mengabstraksi hubungan antara tekanan, volume, dan suhu, melainkan dapat melihat visualisasi pergerakan partikel secara langsung melalui papan interaktif digital," kata Pudyo.

"Saat simulasi pompa dilakukan untuk menekan partikel di dalam wadah, siswa dapat mengamati terjadinya pergesekan antarpartikel hingga munculnya indikator tutup wadah yang terlepas, yang secara konkret menunjukkan adanya tekanan yang sangat besar dalam sistem tersebut," dia menambahkan.

Hingga saat ini, seluruh sekolah di Sumatra Selatan dilaporkan telah menerima bantuan PID. Di tingkat sekolah, pemanfaatan teknologi ini dilakukan secara kolaboratif melalui komunitas belajar.

Di SMAN 1 Indralaya, tim mutu sekolah melakukan proyek percontohan dan pengimbasan kepada guru-guru lain mengenai prosedur operasional standar penggunaan perangkat agar tetap awet dan terjaga.

Senada dengan hal tersebut, Kepala SMPN 1 Lubuk Liat, Marion, menyatakan bahwa penggunaan PID sangat penting untuk variasi pembelajaran mengikuti perkembangan teknologi. Siswa dinilai tidak mengalami kesulitan beradaptasi karena sistem operasinya yang berbasis Android sudah familiar bagi mereka.

Dukungan serupa juga datang dari Kepala SDN 6 Pemulutan Barat, Desi Huswinda, yang melihat PID sebagai alat penting untuk menciptakan suasana kelas yang lebih dinamis dan menyenangkan bagi siswa. Menurutnya, kehadiran sarana ini merupakan langkah nyata dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi siswa di pedesaan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan bahwa program Digitalisasi Pembelajaran bukan sekadar pemenuhan sarana prasarana, melainkan strategi untuk menjangkau wilayah yang sulit secara geografis.

"Digitalisasi Pembelajaran menjangkau lebih dari 288.000 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Dan kami tentu saja sangat berharap agar pemenuhan sarana prasarana ini dapat menjadi semangat untuk kita memberikan layanan pendidikan yang bermutu," ujar Menteri Mu`ti.

Dia menambahkan bahwa untuk daerah yang sulit dijangkau, pemerintah memberikan paket bantuan lengkap. "Kami tidak hanya mengirimkan PID, tetapi kami juga bantu listriknya dan jaringannya dengan Starlink, sehingga PID dapat digunakan untuk mendukung pembelajaran jarak jauh," dia menambahkan.

KEYWORD :

Papan Interaktif Digital Program Kemdikdasmen Pembelajaran Sains Menteri Abdul Mu`ti




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :