Kamis, 01/01/2026 20:39 WIB

Mobilitas Arus Balik Nataru, ASDP Siaga di Lintasan Utama





ASDP mengoptimalkan pola operasi armada dengan mengoperasikan 28 kapal pada kondisi normal.

Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur. Foto: asdp/jurnas

BANYUWANGI — Arus balik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai bergeliat di jalur-jalur penyeberangan utama nasional.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat mobilitas masyarakat tetap terkelola dengan baik, khususnya di lintasan strategis Bakauheni–Merak dan Gilimanuk–Ketapang.

“Pergerakan arus balik memang mulai meningkat, namun seluruh sistem layanan berjalan dengan baik. Ini menunjukkan kesiapan operasional serta sinergi kuat seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat,” ujar Direktur Utama ASDP Heru Widodo melalui keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode 31 Desember 2025 pukul 00.00–23.59 WIB, jumlah penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa tercatat 24.020 orang, meningkat 7,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Total kendaraan yang menyeberang mencapai 5.749 unit atau tumbuh 3,7 persen. Lonjakan paling signifikan terjadi pada kendaraan truk yang mencapai 2.317 unit atau naik 19,6 persen, serta bus sebanyak 277 unit atau meningkat 10,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Di sisi lain, arus penyeberangan dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk menunjukkan dinamika tersendiri. Pada H+6, total penumpang tercatat 22.963 orang, turun tipis 1,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.

Namun, total kendaraan justru meningkat menjadi 7.698 unit atau naik 8,4 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada kendaraan roda dua yang mencapai 3.760 unit atau melonjak 18,3 persen, disusul truk logistik sebanyak 1.452 unit atau tumbuh 7,2 persen.

 

Puncak Arus Balik

Dari sisi operasional, ASDP mengoptimalkan pola operasi armada dengan mengoperasikan 28 kapal pada kondisi normal. Kapasitas ini ditingkatkan hingga 33 kapal di lintasan Merak–Bakauheni dan 34 kapal di lintasan Ketapang–Gilimanuk saat kondisi sangat padat, guna memastikan layanan tetap berjalan optimal dan terkendali.

"Puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 2–3 Januari 2026. Seluruh langkah antisipatif telah disiapkan, dan kesiapsiagaan terus dijaga untuk memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jasa selama periode tersebut," ujar Corporate Secretary ASDP, Windy Andale.

Secara kumulatif, sejak H hingga H+6, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mencapai 230.350 orang atau naik 4,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 220.184 orang. Total kendaraan tercatat 57.177 unit atau meningkat 7,3 persen dari realisasi sebelumnya sebesar 53.292 unit.

Adapun penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk pada periode yang sama tercatat 190.283 orang, turun 2,9 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 196.044 orang. Namun, total kendaraan meningkat menjadi 54.651 unit atau naik 2,3 persen dari realisasi sebelumnya 53.420 unit.

KEYWORD :

Arus balik Nataru Heru Widodo Penyeberangan ASDP




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :