Ilustrasi Kelapa Sawit
Jakarta - Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit (APPKSI) mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Polri mengusut adanya dugaan peyelewengan kredit Bank Kaltim untuk pembangunan kebun dan pabrik kelapa sawit yang terbengkalai.
Ketua Umum APPKSI, Muhammadyah mengatakan, akibat penyelewengan itu mengakibatkan terjadinya kredit macet yang jumlahnya ratusan miliar."Ini merupakan modus baru dugaan kongkalikong antara pejabat Bank dan Pengusaha bodong untuk membobol Dana bank dengan menggunakan dalih pengucuran kredit Perkebunan sawit untuk Petani plasma sawit," kata Muhammadiyah, dalam siaran pers yang diterima wartawan, Rabu (10/5).Muhammadyah memaparkan, berdasarkan hasil temuan di lapangan dan laporan LSM serta warga desa, tidak ada tanda-tanda akan dibangun kebun plasma oleh salah satu perusahaan yang meminjam uang ke Bank Kaltim yang diperuntukan untuk masyarakat Desa Manamang Kanan.
Ikuti Update jurnas.com di
Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD : Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
Kejagung Polri Penipuan Kredit Bank Perkebunan Sawit
























