Selasa, 21/05/2024 23:46 WIB

Kakorlantas Polri Sebut, Angka Kecelakaan Mudik dan Balik Lebaran Menurun

Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan ungkap penurunan angka kecelakaan saat arus mudik dan balik Lebaran 2024

Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan beri keterangan dan arahan. :(Foto: Jurnas/Ist).

Jakarta, Jurnas.com- Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Aan Suhanan menghadiri Penutupan Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2024 oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, di Command Center Kemenhub.

Pada kesempatan tersebut, Aan Suhanan mengatakan pelaksanaan arus mudik balik tahunan dapat berjalan dengan baik dengan sinergi dan kolaborasi, sehingga mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas.

"Pengelolaan arus tahun ini berjalan dengan baik angka kecelakaan lalu lintas secara umum ada penurunan 8 persen untuk kejadian dan untuk tingkat fatalitas turun 12 persen," ungkap Aan Suhanan.

Selama pelaksanaan operasi ketupat 2024, lanjut Aan, faktor penyebab terjadinya kecelakaan di antaranya gagal menjaga jarak, kelalaian terhadap lalu lintas dan melampaui batas kecepatan.

"Penyebab kecelakaan yang terbanyak adalah gagal jaga jarak ini ada 1.117 kasus. Kedua ceroboh terhadap lalu lintas yang ada di depannya ini ada 956 kasus, ceroboh saat belok 553 kasus, melampaui batas kecepatan ada 397 kasus, kemudian marka jalan ada 442 kasus," tuturnya.

“Kerlibatan sepeda motor ada penurunan 8 persen kalau tahun lalu ada 4.545 tahun ini 4.196 ini mungkin salah satu indikator tingkat kesadaran sepeda motor ini meningkat semakin naik," sambungnya.

Selain itu, Kakorlantas Polri juga menyebut adanya faktor kelelahan fisik yang juga menjadi pemicu terjadinya kecelakaan lalu lintas. Kelelahan menyebabkan pengemudi kehilangan konsentrasi.

"Kalau kita lihat dari model kecelakaannya tabrak belakang ini kemungkinan ada kelelahan karena gagal menjaga jarak konsentrasi kurang, sehingga menabrak belakang ini menjadi salah satu faktor utama," tukasnya.

KEYWORD :

Mudik Balik Lebaran Kakorlantas Polri Angka Kecelakaan




JURNAS VIDEO :

PILIHAN REDAKSI :